Prius yang Hemat Bisa Berubah Agresif, Toyota Pertimbangkan Versi GR

Toyota Prius yang dikenal sebagai kendaraan hybrid hemat bahan bakar berpeluang mendapat karakter baru melalui versi Gazoo Racing. Media Jepang yang dikutip Kompas.com melaporkan Toyota Prius GR berpotensi diperkenalkan pada Januari 2027.

Model tersebut juga disebut dapat menjadi penutup bagi generasi Prius saat ini apabila Toyota memutuskan menghentikan produksinya. Namun, Toyota belum mengonfirmasi rencana Prius GR maupun kabar penghentian produksi model tersebut.

Perubahan paling penting pada versi GR nantinya bukan sekadar tampilan, melainkan potensi peningkatan tenaga. Prius PHEV saat ini sudah menghasilkan 220 tk dan mampu mencapai 0-97 km per jam dalam 6,6 detik.

Angka itu menunjukkan Prius modern tidak lagi semata-mata berorientasi pada efisiensi. Jika Toyota ingin menegaskan identitas GR, pilihan sistem penggerak yang lebih bertenaga akan menjadi perhatian utama.

ModelMesin dan SistemTenaga0-97 km/jam
Prius PHEV2,0 liter PHEV, penggerak roda depan220 tk6,6 detik
RAV4 GR Sport2,5 liter PHEV, penggerak semua roda324 tk5,4 detik
RAV4 PHEVPHEV, penggerak roda depan264 tkTidak disebutkan

RAV4 GR Sport terbaru memberi gambaran seberapa jauh Toyota dapat membawa performa sistem plug-in hybrid. Model ini memakai mesin 2,5 liter, penggerak semua roda, dan tenaga gabungan 324 tk dengan akselerasi 0-97 km per jam dalam 5,4 detik.

Memasangkan paket penggerak RAV4 GR Sport ke Prius dinilai sebagai langkah yang terlalu ekstrem. Namun, sistem RAV4 PHEV penggerak roda depan dengan tenaga 264 tk dapat menjadi opsi yang lebih masuk akal untuk memberi lonjakan performa.

Arah Desain Sudah Pernah Diperlihatkan

Gambaran visual Prius berkarakter balap sebenarnya pernah ditunjukkan Toyota lewat Prius 24h Le Mans Centennial GR Edition pada 2023. Konsep tersebut dibuat untuk memperingati 100 tahun ajang balap Le Mans dan mengambil inspirasi dari Toyota GR010 Hybrid.

Konsep itu tampil jauh lebih agresif daripada Prius standar melalui bodi yang terlihat lebih lebar dan garis desain yang tajam. Bagian depan memakai canard serta splitter besar, sedangkan side skirt dibuat lebih tebal.

Kap mesin dan atap konsep tersebut menggunakan serat karbon. Di bagian belakang, Toyota menambahkan wheel spat berventilasi, spoiler, diffuser besar, serta sejumlah komponen serat karbon lainnya.

Jika masuk jalur produksi, Toyota Prius GR kemungkinan tidak akan mempertahankan seluruh detail ekstrem dari mobil konsep itu. Meski demikian, konsep Le Mans tersebut memperlihatkan bahwa Toyota sudah memiliki arah desain untuk membuat Prius tampil lebih sporty.

Penjualan Melambat dan Masa Depan Prius

Rumor versi GR muncul ketika penjualan Prius disebut terus melambat di sejumlah pasar. Di Amerika Serikat, penjualan Prius dilaporkan turun 42 persen sepanjang tahun ini.

Apabila Prius benar-benar dihentikan, Toyota disebut dapat memperluas lini Corolla untuk mengisi ruang yang ditinggalkan model hybrid tersebut. Dalam konteks itu, versi GR dapat menjadi upaya memberi karakter berbeda pada Prius sebelum generasi sekarang berakhir.

Hingga kini belum ada foto mata-mata maupun informasi teknis yang menjelaskan bentuk produksi, pilihan mesin, atau jadwal pasti peluncurannya. Kepastian mengenai model ini masih menunggu pernyataan resmi Toyota.

Baca Juga