INKAI DKI Jakarta membuka Liga Pelajar Karate 2026 Seri 1 dengan keunggulan besar atas para pesaingnya. Kontingen tersebut merebut 24 medali emas dan memastikan posisi sebagai juara umum pada seri pembuka kompetisi.
Jumlah emas INKAI DKI Jakarta lebih dari dua kali lipat capaian Dojo Halim Karate Champion yang berada di peringkat kedua. Selisih 14 emas itu menunjukkan dominasi kuat kontingen tersebut di tengah persaingan ratusan karateka pelajar.
Selain 24 emas, INKAI DKI Jakarta juga mengumpulkan 15 medali perak dan tujuh perunggu. Hasil tersebut menjadi modal awal yang penting sebelum rangkaian liga berlanjut pada dua seri berikutnya.
Selisih Lebar di Tiga Besar
Dojo Halim Karate Champion menempati posisi kedua dengan koleksi 10 emas, 11 perak, dan sembilan perunggu. Sementara itu, Inkanas Jakarta Selatan berada di urutan ketiga setelah meraih lima emas, empat perak, serta empat perunggu.
| Peringkat | Kontingen | Emas | Perak dan Perunggu |
|---|---|---|---|
| 1 | INKAI DKI Jakarta | 24 | 15 perak, 7 perunggu |
| 2 | Dojo Halim Karate Champion | 10 | 11 perak, 9 perunggu |
| 3 | Inkanas Jakarta Selatan | 5 | 4 perak, 4 perunggu |
Persaingan pada seri pertama memperlihatkan jarak yang masih cukup lebar di papan atas klasemen. Namun, dua seri tersisa tetap memberi kesempatan bagi kontingen lain untuk memperbaiki perolehan medali dan menampilkan atlet terbaiknya.
Ajang Pembinaan bagi Atlet Pelajar
Kompetisi yang digelar Pengprov FORKI DKI Jakarta ini berlangsung di GOR PKP Jakarta Islamic School pada 15-16 Agustus 2026. Sebanyak 520 atlet dari 37 kontingen ambil bagian dalam perebutan Piala Kadispora DKI Jakarta.
Para peserta bertanding pada 82 kelas yang mencakup nomor Kumite, Kata, dan Kata Beregu. Banyaknya nomor pertandingan membuka ruang bagi karateka usia pelajar untuk menguji kemampuan sesuai spesialisasi masing-masing.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, membuka kejuaraan secara resmi melalui pemukulan gong. Pembukaan tersebut menandai dimulainya kompetisi yang diposisikan sebagai bagian dari pembinaan atlet muda di Jakarta.
Pengprov FORKI DKI Jakarta menggunakan liga ini untuk memantau potensi karateka pelajar dari berbagai kontingen. Atlet yang terjaring dalam proses pembinaan diproyeksikan dapat mewakili DKI Jakarta pada kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.
Dua Seri Lanjutan Menanti
Ketua Umum FORKI DKI Jakarta, Herianto Syahputra, menilai Seri 1 sebagai bagian dari sistem pembinaan yang terukur. Kompetisi berjenjang memungkinkan kemampuan atlet dievaluasi secara berkala melalui hasil pertandingan.
“Setelah suksesnya pelaksanaan Seri 1 ini, FORKI DKI Jakarta direncanakan akan melanjutkan rangkaian Liga Pelajar Karate untuk Seri 2 pada bulan Oktober dan Seri 3 pada bulan Desember 2026,” ujar Herianto.
Seri kedua dan ketiga akan menjadi arena lanjutan bagi peserta untuk mengejar pencapaian yang lebih baik. Jadwal lengkap serta lokasi pelaksanaan kedua seri itu akan diumumkan melalui saluran resmi Pengprov FORKI DKI Jakarta.
Bagi INKAI DKI Jakarta, raihan pada seri pembuka menempatkan kontingen ini sebagai tim yang harus dikejar. Bagi rivalnya, kelanjutan liga menjadi kesempatan untuk mempersempit jarak sebelum rangkaian kompetisi berakhir pada Desember.






