Biaya perjalanan udara menuju Papua yang disebut dapat mencapai Rp10 juta menimbulkan kekhawatiran bagi hotel, restoran, dan pelaku wisata di kawasan timur Indonesia. Tarif tinggi berisiko mengurangi jumlah wisatawan serta pelaku perjalanan bisnis yang menjadi penggerak aktivitas ekonomi daerah.
Wilayah seperti Papua dan Maluku sangat bergantung pada pesawat karena pilihan transportasi pengganti terbatas. Ketika biaya perjalanan meningkat, calon penumpang dari Pulau Jawa dapat menunda bahkan membatalkan kunjungan.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menilai persoalan ini tidak hanya menyangkut kemampuan masyarakat membeli tiket. Mobilitas orang yang melemah dapat langsung mengurangi perputaran uang di daerah tujuan.
“Ini yang terjadi pada daerah-daerah yang mungkin dia merupakan di kepulauan, atau di daerah-daerah di ujung timur, di mana pergerakan hanya lewat udara,” kata Maulana kepada CNBC Indonesia pada Selasa (18/8/2026). Ia mencontohkan biaya perjalanan dari Jakarta ke Papua yang dapat mencapai Rp10 juta.
Pantauan Tarif Rute ke Indonesia Timur
Pantauan pada platform agen perjalanan daring untuk keberangkatan 19 Agustus 2026 menunjukkan tarif yang berbeda-beda pada rute menuju Papua, Maluku, dan sekitarnya. Harga dapat berubah bergantung pada ketersediaan kursi, maskapai, waktu pemesanan, serta kondisi penerbangan.
| Rute | Tanggal Keberangkatan | Kisaran Harga Ekonomi | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Jakarta (CGK)–Jayapura (DJJ) | 19 Agustus 2026 | Rp3,2 juta–Rp4,7 juta | Opsi transit tersedia; Batik Air langsung sekitar Rp4,74 juta |
| Jayapura–Jakarta | 19 Agustus 2026 | Mulai Rp3,2 juta | Tarif termurah satu kali transit; Batik Air langsung sekitar Rp4,2 juta |
| Jakarta–Merauke | 19 Agustus 2026 | Mulai sekitar Rp5 juta | Tarif tertinggi dalam pantauan rute tersebut |
| Merauke–Jakarta | 19 Agustus 2026 | Rp4,1 juta–Rp4,8 juta | Penerbangan sekali jalan |
| Jakarta–Ambon | 19 Agustus 2026 | Mulai Rp2,39 juta | Relatif lebih rendah dibanding rute Jayapura dan Merauke |
| Ambon–Jakarta | 19 Agustus 2026 | Mulai Rp4,12 juta | Lebih tinggi daripada arah Jakarta–Ambon |
Rute Jakarta–Merauke menjadi yang paling mahal dalam pantauan tersebut, dengan harga mulai sekitar Rp5 juta untuk sekali jalan. Sementara rute Jakarta–Jayapura berada pada rentang Rp3,2 juta hingga Rp4,7 juta, termasuk opsi penerbangan transit dan langsung.
Jakarta–Ambon tercatat sebagai rute dengan harga awal lebih rendah, yakni Rp2,39 juta. Namun, perjalanan dari Ambon ke Jakarta justru dimulai dari Rp4,12 juta, menunjukkan perbedaan tarif antara arah penerbangan.
Dampak bagi Hotel dan Pariwisata Papua
Tiket Pesawat Papua yang mahal dapat membatasi kedatangan tamu ke hotel dan restoran. Dampak tersebut juga dapat dirasakan pengelola destinasi serta usaha wisata yang mengandalkan belanja pengunjung dari luar daerah.
Menurut Maulana, harga penerbangan domestik sebelumnya sudah dinilai kurang kompetitif dibandingkan tiket internasional. Kondisi itu menjadi tantangan lebih besar bagi daerah kepulauan dan wilayah ujung timur yang bergantung pada konektivitas udara.
“Nah itu kan cukup mahal ya, bagaimana mereka bisa menggerakkan ekonomi mereka, jika harga tiket itu sudah cukup mahal untuk di Indonesia,” ujar Maulana. Pergerakan wisatawan dan pelaku bisnis penting bagi aktivitas ekonomi lokal, terutama di wilayah dengan akses transportasi terbatas.
Tekanan Biaya Industri Penerbangan
Maulana menyebut kenaikan Harga Avtur sebagai salah satu faktor yang menekan biaya industri penerbangan. Dinamika geopolitik dan perang disebut ikut memengaruhi harga bahan bakar pesawat tersebut.
Maskapai juga menghadapi kendala suku cadang serta ketergantungan besar pada dolar Amerika Serikat dalam transaksi bisnis aviasi. Kombinasi faktor itu menambah beban operasional dan menyulitkan upaya menjaga tiket tetap terjangkau.
Bagi Pariwisata Papua, perubahan tarif penerbangan dapat segera memengaruhi arus kunjungan karena jalur udara menjadi moda utama. Keterjangkauan tiket akan menentukan seberapa mudah wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis menjangkau kawasan timur Indonesia.






