DeepSeek menawarkan tarif off-peak yang disebut 50% lebih murah bagi pengguna DeepSeek V4 Pro di luar jam tertentu. Skema ini hadir ketika model tersebut juga mencatat skor lebih tinggi daripada Kimi K3 pada dua pengujian tugas kompleks.
Tarif berbasis waktu dapat menjadi faktor penting bagi pengembang yang menjalankan pemrosesan API dalam skala besar. Pengguna yang dapat mengatur jadwal kerja model berpeluang memanfaatkan biaya lebih rendah di luar periode puncak.
Jam Penggunaan Menentukan Tarif
DeepSeek mulai menerapkan skema tarif tersebut pada 16 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB. Jam puncak ditetapkan pada pukul 08.00–11.00 WIB dan 13.00–17.00 WIB.
Di luar dua rentang waktu itu, tarif off-peak disebut 50% lebih murah. Ketentuan tersebut memberi pilihan bagi pengguna yang tidak harus memproses tugas pada jam operasional tertentu.
| Komponen Tarif V4 Pro | Harga per 1 Juta Token |
|---|---|
| Input, cache hit | $0,044 (Rp784) |
| Input, cache miss | $1,32 (Rp23.500) |
| Output | $3,96 (Rp70.600) |
Selain V4 Pro, DeepSeek menyediakan V4 Flash sebagai model yang lebih ringan dan memiliki harga lebih rendah. Varian itu ditujukan untuk aplikasi berskala besar dengan keterbatasan anggaran.
Unggul Tipis atas Kimi K3
Keunggulan DeepSeek V4 Pro atas Kimi K3 terlihat pada AutomationBench Public dan DSBench-Hard. Kedua benchmark tersebut menilai kemampuan yang berkaitan dengan otomasi serta tugas full-stack kompleks.
| Benchmark | DeepSeek V4 Pro | Kimi K3 |
|---|---|---|
| AutomationBench Public | 31,8 | 30,8 |
| DSBench-Hard | 67,2 | 63,0 |
DeepSeek V4 Pro mencatat skor 31,8 pada AutomationBench Public, sedikit di atas 30,8 yang diperoleh Kimi K3. Pada DSBench-Hard, V4 Pro mengumpulkan 67,2, sedangkan Kimi K3 berada di angka 63,0.
Selisih tersebut menunjukkan persaingan kedua model masih berlangsung ketat. Namun, V4 Pro memperoleh posisi lebih kuat pada pekerjaan yang membutuhkan tahapan penalaran dan pelaksanaan teknis.
Penguatan pada Rekayasa Perangkat Lunak
Menurut data resmi DeepSeek yang dikutip gadget.viva.co.id, versi final V4 Pro menunjukkan peningkatan dibandingkan versi Preview. Kenaikan paling besar tercatat pada DeepSWE yang mengukur kemampuan rekayasa perangkat lunak.
| Benchmark | Preview | Final | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Terminal-Bench 2.1 | 72,1 | 87,9 | 22% |
| DeepSWE | 12,8 | 62,7 | 390% |
| CyberGym | 52,7 | 83,3 | 58% |
| Toolathlon-Verified | 55,9 | 74,1 | 33% |
Nilai DeepSWE meningkat dari 12,8 pada Preview menjadi 62,7 pada versi final. Terminal-Bench 2.1 juga naik dari 72,1 menjadi 87,9, sedangkan CyberGym bertambah dari 52,7 menjadi 83,3.
Toolathlon-Verified mencatat peningkatan dari 55,9 menjadi 74,1. Hasil ini menunjukkan penguatan kemampuan model ketika menggunakan alat untuk menyelesaikan tugas secara bertahap.
Mode untuk Agen AI dan Kompatibilitas API
DeepSeek V4 Pro menyediakan tingkat reasoning effort Low, High, dan Max. Mode Low digunakan untuk pekerjaan sederhana, sementara High diposisikan untuk operasional harian agen AI.
Mode Max dibuat untuk pekerjaan yang sangat kompleks, seperti debugging sistem dan analisis multi-langkah. Pengaturan ini memungkinkan pengguna menyesuaikan kecepatan, akurasi, serta biaya pemrosesan sesuai kebutuhan.
Model ini mendukung OpenAI Responses API secara native, termasuk integrasi satu-klik dengan Codex. Pengembang dapat menjalankan model secara paralel atau berpindah tanpa perubahan besar pada kode yang sudah digunakan.
DeepSeek V4 Pro dapat diakses melalui aplikasi dan situs web DeepSeek lewat Expert Mode. Untuk API publik, nama model tetap sama sehingga integrasi dari versi sebelumnya tidak perlu diganti.






