Blue Blood Stable membawa pulang dua medali dari Liga Memanah Berkuda Indonesia Series 3 Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat. Sultan Shadiq meraih perak di Open Class nomor Skirmish, sedangkan Omar El Farooq Putra Alleut mendapatkan perunggu pada Professional Class nomor Tower 90.
Hasil itu diraih ketika para atlet harus menghadapi peserta dari Indonesia dan Malaysia. Persaingan berlangsung pada dua karakter lintasan, yakni lintasan berputar dan lintasan lurus, yang menuntut penyesuaian kemampuan berkuda serta memanah.
Catatan Empat Atlet Blue Blood Stable
Blue Blood Stable menurunkan empat atlet dalam kejuaraan tersebut, yaitu Sultan Shadiq, Omar El Farooq Putra Alleut, Kenzie Alkautsar, dan Kaisar Akhtar. Mereka tampil pada dua nomor berbeda, Professional Class Tower 90 dan Open Class Skirmish.
| Atlet | Tower 90 | Skirmish |
|---|---|---|
| Sultan Shadiq | Peringkat 5 | Medali perak |
| Omar El Farooq Putra Alleut | Medali perunggu | Peringkat 4 |
| Kenzie Alkautsar | Peringkat 10 | Peringkat 5 |
| Kaisar Akhtar | Peringkat 4 | Peringkat 6 |
Perunggu Omar menjadi podium pertama bagi tim pada kelas profesional nomor Tower 90. Kaisar Akhtar berada tepat di bawah posisi podium pada peringkat keempat, sementara Sultan finis kelima dan Kenzie menempati urutan ke-10.
Omar menjadi satu-satunya wakil Blue Blood Stable yang naik podium di nomor Tower 90. Meski demikian, keempat atlet tim tersebut mampu menyelesaikan persaingan di kelas profesional.
Perak Sultan Melengkapi Hasil Tim
Sultan kemudian mencatatkan hasil terbaik Blue Blood Stable dengan merebut medali perak pada nomor Skirmish. Omar mengikuti di peringkat keempat, sementara Kenzie berada di posisi kelima dan Kaisar pada urutan keenam.
Dua podium dari dua nomor berbeda menempatkan Sultan dan Omar sebagai penyumbang medali bagi tim. Catatan tersebut menjadi hasil utama Blue Blood Stable dalam seri ketiga kompetisi memanah berkuda itu.
Menurut Omar, ketatnya persaingan juga dipengaruhi kehadiran atlet dari Malaysia di arena. Kompetisi tersebut mempertemukan peserta dengan tuntutan lintasan yang berbeda dalam satu kejuaraan.
Fokus Persiapan Kuda Tunggangan
Sultan menilai persiapan menuju kejuaraan berikutnya perlu diarahkan lebih serius pada kesiapan kuda tunggangan. Faktor tersebut dipandang penting untuk mendukung performa para atlet saat kembali bertanding.
“Dalam kesempatan ini, Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari Blue Blood Stable, dan mudah-mudahan kedepannya kami berempat akan lebih maksimal lagi dalam memberikan prestasi di kejuaraan-kejuaraan HBA selanjutnya,” ujar Sultan dalam keterangan kepada media. Pernyataan itu mencerminkan target tim untuk meningkatkan capaian pada kompetisi horseback archery berikutnya.
Penutup Rangkaian LMBI Series 3
Liga Memanah Berkuda Indonesia Series 3 digelar di HBA Al Kahfi Stable, Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, pada 16 Agustus. Kejuaraan tersebut menjadi penutup rangkaian seri kompetisi horseback archery dan diikuti 90 entri peserta.
Para peserta memperebutkan sejumlah trofi, termasuk Piala Ketua Harian PP PORDASI serta Piala Blue Blood Stable. Partisipasi tim ini juga menjadi bagian dari dukungan Blue Blood Stable terhadap pengembangan olahraga memanah berkuda di Indonesia agar kompetisinya berlangsung lebih profesional.






