Riccardo Calafiori langsung mengubah arah pertandingan saat Arsenal menundukkan Manchester City 3-0 di Community Shield. Pemain asal Italia itu mencetak gol bahkan sebelum laga memasuki menit pertama dan membuka jalan bagi kemenangan Arsenal.
Gol kilat tersebut memperlihatkan alasan Mikel Arteta memberi penilaian tinggi kepada Calafiori. Manajer Arsenal itu melihat bek kirinya bukan hanya mampu membantu serangan, tetapi juga berpotensi berkembang sebagai pemain komplet.
Peran Ganda yang Diinginkan Arteta
Arteta menilai Calafiori memiliki pemahaman yang memungkinkannya mengisi sejumlah area di lapangan. Selain beroperasi sebagai bek sayap kiri yang aktif, ia juga disebut mampu menjalankan peran di lini tengah sesuai kebutuhan tim.
Fleksibilitas itu menjadi nilai penting bagi Arsenal karena Calafiori dapat dilibatkan dalam fase menyerang tanpa meninggalkan tanggung jawab utamanya. Arteta menekankan bahwa kontribusi di dekat kotak penalti lawan harus tetap berjalan seiring dengan tugas defensif.
“Saya pikir dia bisa menjadi pemain komplet. Kami bisa memintanya untuk menempati area tertentu di lapangan dan ketika dia masuk dan berada di sekitar kotak penalti, dia memiliki intuisi, waktu yang tepat untuk menciptakan gol, tetapi pada saat yang sama kami memintanya untuk melakukan tugas defensif,” ujar Arteta.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa gol ke gawang Manchester City bukan satu-satunya dasar penilaian terhadap Calafiori. Arteta juga menyoroti kemampuannya membaca situasi dan menentukan waktu masuk ke area berbahaya lawan.
Gol Pembuka dari Pergerakan Cepat
Arsenal menghadapi Manchester City pada Community Shield yang berlangsung Sabtu malam, 16 Agustus 2026. Calafiori mencatatkan gol pembuka melalui penyelesaian tenang yang menaklukkan Gianluigi Donnarumma.
Menurut Detik Sport, peluang itu lahir dari sodoran Myles Lewis-Skelly kepada Calafiori. Calafiori kemudian menyambut umpan tersebut dan bergerak cepat ke kotak penalti ketika pertandingan masih berada pada detik-detik awal.
Kecepatan pergerakan menuju area penalti menjadi unsur yang paling menarik perhatian Arteta. Sang manajer melihat Calafiori mempunyai intuisi dan ketepatan waktu untuk muncul di posisi yang dapat menghasilkan gol.
Peristiwa itu memberi Arsenal keunggulan sejak awal pertandingan. Skor 3-0 pada akhirnya menegaskan dominasi Arsenal, sementara gol Calafiori menjadi pembuka yang menentukan nada laga.
Kebugaran Menjadi Syarat Utama
Arteta menilai tuntutan peran ganda tersebut dapat dijalankan Calafiori karena sang pemain memahami apa yang diminta tim. Namun, kondisi fisik tetap menjadi faktor penting agar kemampuan itu bisa dimaksimalkan secara konsisten.
“Kami memintanya karena dia mampu melakukannya. Dia tahu bagaimana melakukannya, dan jika kami menjaganya tetap bugar dan siap bermain serta dalam kondisi fisik yang baik, dia adalah pemain top,” tegas Arteta.
Penilaian itu menempatkan kebugaran sebagai bagian penting dalam perkembangan Calafiori di Arsenal. Selama siap bermain dan berada dalam kondisi fisik yang baik, ia dinilai dapat memberi pilihan bagi tim di lini pertahanan maupun lini tengah.
Gol ke gawang Manchester City memperlihatkan kualitas menyerang Calafiori pada momen yang tepat. Sementara itu, komentar Arteta menegaskan bahwa Arsenal menuntutnya tetap seimbang antara keberanian masuk ke depan dan disiplin menjalankan tugas bertahan.






