Sergio Busquets mengambil jalur bertahap dalam memulai karier kepelatihan setelah pensiun sebagai pesepak bola profesional. Mantan gelandang Barcelona itu memilih menjadi asisten pelatih di Barça Atlètic, bukan langsung memburu kursi pelatih utama.
Peran tersebut menempatkan Busquets di lingkungan pengembangan pemain muda Barcelona. Ia akan mendampingi tim yang ditangani Juliano Belletti sambil menjalani pendidikan untuk memperoleh lisensi kepelatihan.
Keputusan ini memperlihatkan perubahan besar dalam perjalanan Busquets di klub yang membesarkan namanya. Selama menjadi pemain, ia dikenal sebagai pengatur ritme permainan dari lini tengah, sedangkan kini ia mulai bekerja dari ruang staf pelatih.
Pengalaman membaca permainan, menjaga posisi, dan mengatur penguasaan bola menjadi modal yang dapat dibawanya ke area latihan. Pemahaman itu relevan untuk membantu pemain muda memahami tuntutan permainan dalam sistem Barcelona.
Belajar dari Tim Pengembangan
Posisi asisten memberi Busquets kesempatan memahami pekerjaan kepelatihan tanpa memikul seluruh tanggung jawab sebagai pelatih kepala. Tahap tersebut juga membuatnya dapat menjalani proses pendidikan kepelatihan sambil terlibat langsung dalam aktivitas tim.
Barcelona mengonfirmasi bahwa Busquets bergabung dengan Barça Atlètic pada hari Senin. Dalam pernyataan resminya, klub menyebut ia akan membawa pengalaman dan pengetahuan sepak bolanya ke jajaran staf kepelatihan.
“Sergio Busquets bergabung dengan Barça Atletic sebagai asisten pelatih pada hari Senin,” demikian pernyataan Barcelona. Klub juga menjelaskan bahwa ia bekerja bersama tim Juliano Belletti sembari mengikuti kursus kepelatihan.
Rencana Busquets untuk kembali ke Barcelona dalam kapasitas pelatih sebelumnya telah beredar sejak musim panas, menurut Beritasatu. Penugasannya di Barça Atlètic kemudian menjadi langkah nyata pertama dalam fase baru kariernya.
Jalur yang Pernah Dilalui Mantan Pemain
Barça Atlètic memiliki posisi penting dalam struktur pembinaan Barcelona, termasuk sebagai ruang bagi mantan pemain untuk membangun pengalaman melatih. Pep Guardiola dan Luis Enrique pernah menangani Barcelona B sebelum kemudian dipercaya memimpin tim utama.
| Pelatih | Peran Awal di Barcelona | Perkembangan Karier |
|---|---|---|
| Pep Guardiola | Menangani Barcelona B | Kemudian memimpin tim utama Barcelona |
| Luis Enrique | Menangani Barcelona B | Kemudian memimpin tim utama Barcelona |
Meski demikian, penugasan Busquets sebagai asisten tidak berarti ia otomatis akan menempuh jalur yang sama dengan Guardiola atau Luis Enrique. Fokusnya saat ini adalah membantu Belletti serta memperluas pemahaman praktisnya mengenai pekerjaan pelatih.
Busquets pensiun dari sepak bola profesional pada Desember 2025 ketika berusia 38 tahun. Keputusannya kembali ke Barcelona membuat ia kembali berada di klub tersebut, tetapi dengan tanggung jawab yang sepenuhnya berbeda.
Selama 16 tahun membela Barcelona, Busquets menjadi salah satu bagian penting dari generasi emas klub. Ia juga memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional Spanyol pada periode sukses mereka.
Latar belakang itu memberinya pemahaman mendalam tentang filosofi permainan Barcelona. Kini, pengalaman sebagai pemain tersebut akan digunakan untuk mendukung perkembangan generasi berikutnya dari pinggir lapangan.






