Go Ahead Eagles belum mampu melanjutkan ketajaman mereka pada laga sebelumnya ketika menghadapi Feyenoord di De Kuip, Rotterdam. Tim tamu yang mencetak empat gol pada pekan pembuka masih tertahan tanpa gol hingga akhir babak pertama.
Feyenoord pun belum dapat memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Pertandingan pekan kedua Eredivisie 2026 itu memasuki jeda dengan kedudukan 0-0.
Kedua tim sama-sama memperoleh peluang sepanjang 45 menit awal, tetapi penyelesaian akhir belum menghasilkan gol. Situasi tersebut membuat persaingan tetap terbuka untuk babak kedua.
Hasil sementara ini menjadi kontras bagi Go Ahead Eagles setelah mereka menang 4-1 atas Willem II pada pertandingan pembuka. Produktivitas tersebut belum kembali terlihat saat mereka berusaha menembus pertahanan tuan rumah.
Di sisi lain, Feyenoord datang ke laga ini dengan modal kemenangan 1-0 atas Sparta Rotterdam. Kemenangan tersebut membuat kedua kesebelasan sama-sama mengawali kompetisi dengan hasil positif sebelum bertemu di Rotterdam.
Pilihan formasi dan pemain kunci
Feyenoord memakai pola 4-3-3 dengan Tjark Ernst sebagai penjaga gawang. Ayase Ueda ditempatkan sebagai ujung tombak dalam upaya membongkar pertahanan Go Ahead Eagles.
Givairo Read, Jerry St. Juste, Tsuyoshi Watanabe, dan Mika Mármol mengisi lini belakang Feyenoord. Di area serang, Ueda didampingi Anis Hadj Moussa serta Gaoussou Diarra.
Go Ahead Eagles memilih formasi 4-2-3-1 dan mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Kjetil Haug. Erik Flataker menjadi penyerang tunggal yang disokong tiga pemain di belakangnya.
Søren Tengstedt, Victor Edvardsen, dan Mathis Suray bertugas memberi dukungan kepada Flataker. Komposisi tersebut belum mampu menciptakan gol pada paruh pertama pertandingan.
| Tim | Formasi | Penjaga gawang | Ujung tombak |
|---|---|---|---|
| Feyenoord | 4-3-3 | Tjark Ernst | Ayase Ueda |
| Go Ahead Eagles | 4-2-3-1 | Kjetil Haug | Erik Flataker |
Absennya sejumlah pemain
Feyenoord menjalani pertandingan tanpa Jakub Moder, Thomas Beelen, dan Jordan Bos yang mengalami cedera. Kondisi itu membuat tim tuan rumah mengandalkan pemain yang tersedia untuk menjaga start positif di kompetisi.
Go Ahead Eagles juga tidak dapat menurunkan Gerrit Nauber dan Pim Saathof. Absennya sejumlah pemain di kedua kubu ikut memengaruhi pilihan susunan tim pada laga ini.
Skor tanpa gol saat turun minum menjaga peluang kedua kesebelasan untuk meraih kemenangan tetap sama besar. Feyenoord dan Go Ahead Eagles masih berpeluang mempertahankan awal sempurna mereka di Eredivisie 2026 apabila mampu menemukan gol setelah jeda.






