Polisi Lexington menangkap Jametrius M. Griffin, remaja berusia 18 tahun, terkait penembakan yang menewaskan seorang remaja dan melukai empat orang di Lexington, Kentucky. Peristiwa ini terjadi saat kegiatan komunitas di Charles Young Park berlangsung.
Griffin menghadapi tuduhan pembunuhan, penganiayaan, serta perusakan barang bukti. Kepolisian belum memastikan apakah ia telah didampingi kuasa hukum dalam penanganan perkara tersebut.
Korban meninggal adalah Di’Zhon Robertson, 16 tahun, yang mengalami luka tembak dan meninggal di rumah sakit setempat. Kantor Koroner Fayette County telah mengidentifikasi remaja tersebut sebagai korban tewas dalam insiden itu.
Empat korban lain mengalami luka-luka, termasuk seorang anak berusia 4 tahun dan remaja berusia 14 tahun. Dua korban lainnya merupakan orang dewasa, sementara rincian kondisi medis mereka tidak diumumkan lebih lanjut.
Korban Berasal dari Berbagai Kelompok Usia
Penembakan ini menimbulkan dampak luas karena korban mencakup anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang berada di area acara. Data korban yang tersedia menunjukkan satu orang meninggal dan empat lainnya terluka.
| Korban | Usia | Kondisi |
|---|---|---|
| Di’Zhon Robertson | 16 tahun | Meninggal akibat luka tembak |
| Anak | 4 tahun | Luka-luka |
| Remaja | 14 tahun | Luka-luka |
| Dua orang dewasa | Tidak disebutkan | Luka-luka |
Petugas pertama kali merespons laporan mengenai suara tembakan sebelum pukul 19.00 waktu setempat pada 15 Agustus. Lokasi kejadian berada di Charles Young Park ketika festival musim panas East End Day sedang digelar.
Acara tersebut merupakan kegiatan komunitas, sehingga penembakan yang terjadi di tengah keramaian menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar. Penangkapan Griffin menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan kekerasan yang mengguncang festival tersebut.
Upaya Melindungi Anak Muda di Tengah Kepanikan
Direktur One Lexington, Devine Carama, berada di lokasi ketika tembakan pecah. Ia menyatakan sempat berupaya melindungi dan menyelamatkan empat anak muda di tengah situasi yang mencekam.
“Saat mencoba melindungi dan menyelamatkan empat anak muda selama penembakan, seseorang yang berjarak 8 inci dari saya tertembak malam ini,” tulis Carama. Ia juga mengatakan sudah 20 tahun tidak berada sedekat itu dengan suara tembakan senjata api.
Pemerintah kota menyiapkan pendampingan bagi korban dan warga yang terdampak penembakan di Lexington. Wali Kota Linda Gorton menekankan pentingnya memperkuat perlindungan bagi kaum muda dari ancaman kekerasan.
“Kita lebih bertekad dari sebelumnya untuk melindungi kaum muda kita, dan membantu mereka berpaling dari kekerasan,” kata Gorton. Pemerintah kota juga mengarahkan perhatian pada proses pemulihan bagi masyarakat di sekitar taman.
Dukungan Trauma Akan Disiapkan
Melalui One Lexington, pemerintah kota sedang mengorganisir kegiatan dukungan trauma untuk masyarakat terdampak. Gorton menyatakan detail mengenai kegiatan tersebut akan diumumkan kemudian.
Gubernur Kentucky Andy Beshear turut menyinggung tragedi itu saat berbicara dalam acara makan malam Partai Demokrat Kentucky di Hyatt Regency, pusat kota Lexington, pada 15 Agustus. Ia meminta masyarakat memikirkan keluarga korban tanpa membiarkan ketakutan menguasai kehidupan sehari-hari.
Pernyataan Beshear juga merujuk pada pengalaman pribadinya setelah kehilangan sahabat dekatnya, Tommy Elliott, dalam penembakan Old National Bank di pusat kota Louisville pada 2023. Kasus ini kini berlanjut dengan proses hukum terhadap Griffin serta rencana dukungan trauma bagi warga yang terkena dampaknya.






