Daftar Sekolah Kedinasan 2026 Ditutup 30 Agustus, Peluang Tersedia di 9 Instansi

Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 hanya dibuka hingga 30 Agustus 2026, sehingga pelamar perlu segera menentukan pilihan dan melengkapi persyaratan. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN BKN.

Seleksi ini membuka kesempatan pendidikan kedinasan pada sembilan kementerian dan lembaga dengan bidang yang beragam. Pilihannya mencakup keuangan, pemerintahan, transportasi, keamanan siber, statistik, hingga meteorologi.

Pendaftaran telah dibuka pada Selasa, 18 Agustus 2026, setelah masa pengumuman penerimaan berlangsung pada 15-24 Agustus 2026. Pelamar yang terlambat mendaftar setelah batas waktu tidak dapat melanjutkan ke tahapan verifikasi administrasi.

9 Instansi Membuka Pendidikan Kedinasan

Sembilan penyelenggara tahun ini meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kementerian Hukum. Kesempatan juga tersedia di Badan Pusat Statistik, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Kementerian Perhubungan menjadi salah satu instansi dengan pilihan pendidikan paling luas karena membuka pendaftaran untuk 21 instansi pendidikan. Sejumlah pilihan yang tersedia antara lain PTDI-STTD, Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, serta Politeknik Penerbangan dan Pelayaran di berbagai wilayah.

Pelamar yang berminat pada IPDN di bawah Kementerian Dalam Negeri perlu memeriksa ketentuan usia sejak awal. Usia pendaftar harus minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada 1 Januari 2026.

Ketentuan akademik IPDN juga menetapkan nilai rata-rata ijazah SMA atau MA paling rendah 73,00. Bagi pendaftar dari wilayah Papua, batas nilai rata-rata yang berlaku adalah minimal 65,00.

Tahapan Berlanjut hingga Awal November

Setelah pendaftaran ditutup, peserta akan melalui pemeriksaan dokumen sebelum hasil seleksi administrasi diumumkan pada 2-3 September 2026. Peserta yang menilai hasil verifikasi belum sesuai dapat memanfaatkan masa sanggah pada 4-5 September 2026.

Jawaban atas sanggah dijadwalkan paling lambat 6 September 2026. Pengumuman pasca-sanggah sekaligus pembayaran PNBP berlangsung pada 7-8 September 2026.

Tahap SeleksiJadwal 2026
Pengumuman15-24 Agustus
Pendaftaran18-30 Agustus
Seleksi administrasiHingga 1 September
Pengumuman hasil administrasi2-3 September
Masa sanggah4-5 September
Jawaban sanggahHingga 6 September
Pengumuman pasca-sanggah dan pembayaran PNBP7-8 September
SKD CAT BKN22 September-7 Oktober
Pengumuman hasil SKD1-13 Oktober
Seleksi lanjutan dan kelulusan akhir21 Oktober-1 November

Peserta yang dinyatakan lolos administrasi akan mengikuti SKD CAT BKN pada 22 September hingga 7 Oktober 2026. Tahap ini menggunakan sistem Computer Assisted Test milik Badan Kepegawaian Negara.

Pengumuman hasil SKD dijadwalkan bertahap pada 1-13 Oktober 2026. Peserta yang melaju akan mengikuti seleksi lanjutan hingga pengumuman kelulusan akhir pada 21 Oktober sampai 1 November 2026.

Gambaran Gaji Setelah Diangkat sebagai PNS

Lulusan sekolah kedinasan yang diterima dan kemudian diangkat sebagai PNS memperoleh gaji pokok sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2024. Besaran gaji bergantung pada golongan kepangkatan setelah proses pengangkatan.

Rentang yang disebutkan dimulai dari Golongan I a sebesar Rp 1.685.700 hingga Rp 2.522.600. Pada Golongan IV e, gaji pokok berada dalam rentang Rp 3.880.400 sampai Rp 6.373.200.

Setiap pelamar perlu mencermati tenggat pendaftaran, jadwal verifikasi, masa sanggah, pembayaran PNBP, dan pelaksanaan ujian karena berlangsung pada waktu yang berbeda. Kelengkapan dokumen serta pemenuhan syarat instansi perlu dipastikan sebelum pendaftaran di portal ditutup pada 30 Agustus 2026.

Baca Juga