Neymar mendapat perlakuan dingin dari Thiago Mendes sebelum Santos menghadapi Vasco da Gama di Stadion São Januário, Rio de Janeiro. Thiago Mendes menolak menjabat tangan penyerang Santos itu dalam sesi salam sebelum pertandingan.
Insiden singkat tersebut langsung menegaskan bahwa ketegangan di antara keduanya belum hilang. Pertemuan itu berlangsung dalam laga Serie A Brasil pada Minggu (16/8/2026), saat kedua tim membutuhkan hasil untuk menjauh dari tekanan papan bawah.
Perselisihan tidak berhenti sebelum sepak mula. Neymar dan Thiago Mendes kembali terlibat kontak fisik di lapangan hingga keduanya menerima kartu kuning.
Adu mulut di antara dua pemain Brasil itu berlanjut sampai jeda babak pertama. Atmosfer pertandingan pun memanas, baik di area permainan maupun di tribune São Januário.
Tekanan Klasemen Memperberat Duel
Vasco dan Santos memasuki pertandingan dengan koleksi poin yang sama, yakni 22 angka. Posisi tersebut membuat duel ini penting bagi dua klub yang masih berada dalam tekanan zona degradasi Serie A Brasil.
| Tim | Poin | Lawan di CONMEBOL Sudamericana |
|---|---|---|
| Vasco da Gama | 22 | Olimpia |
| Santos | 22 | Macará |
Tekanan kompetisi domestik membuat setiap peluang dalam laga tersebut bernilai besar. Kedua tim juga masih harus membagi fokus dengan agenda CONMEBOL Sudamericana setelah pertandingan di Rio de Janeiro.
Vasco menurunkan Facundo Colidio sebagai starter untuk menghadapi Santos. Di kubu lawan, Neymar menjadi andalan lini depan bersama Gabigol.
Gabigol sempat memperoleh kesempatan penting pada menit ke-14. Namun, tembakannya melebar meski sudah berhadapan langsung dengan penjaga gawang Vasco, Léo Jardim.
Suporter Vasco Menambah Tekanan
Sorotan terhadap Neymar tidak hanya datang dari rivalnya di lapangan. Suporter Vasco membagikan topeng bergambar Neymar sedang menangis di area tribune.
Aksi tersebut menambah tekanan terhadap Santos dalam laga tandang yang telah diwarnai konflik personal. Neymar menjadi pusat perhatian bahkan sebelum pertandingan dimulai.
Insiden Ligue 1 yang Belum Dilupakan
Ketegangan Neymar dan Thiago Mendes berakar dari pertemuan mereka di Ligue 1 pada 2020. Saat itu, Thiago Mendes melakukan tekel keras yang menyebabkan Neymar mengalami cedera serius pada pergelangan kaki.
Thiago Mendes sempat menyampaikan permintaan maaf setelah insiden tersebut. Namun, pertemuan kembali mereka di Brasil menunjukkan bahwa persoalan itu masih menyisakan ketegangan.
Neymar melontarkan reaksi keras terhadap sikap Thiago Mendes dalam pernyataannya kepada Sportv. “Dia selalu ingin memulai masalah, dia selalu ingin bertingkah seperti pria tangguh, selalu seperti itu. Dengan segala hormat, dia idiot,” kata Neymar.
Pernyataan itu memperjelas bahwa konflik lama mereka tidak sekadar menjadi cerita masa lalu. Duel di São Januário kembali mempertemukan dua pemain yang membawa memori buruk dari persaingan di Prancis.
Bagi Vasco dan Santos, laga tersebut tetap memiliki bobot besar dalam perjuangan memperbaiki posisi di liga. Namun, perselisihan Neymar dan Thiago Mendes menjadi salah satu elemen yang paling menonjol dari pertemuan dua tim tersebut.






