Usai Menang 3-0 atas Schalke, Mourinho Melihat Madrid Mulai Menyatu

Kemenangan 3-0 atas Schalke menjadi penanda positif bagi Real Madrid menjelang musim baru. Jose Mourinho menilai timnya mulai memperlihatkan empati, kerja sama, dan bentuk permainan sebagai satu kesatuan.

Laga di Veltins Arena pada Minggu (16/8) itu merupakan pertandingan terakhir Madrid dalam agenda persiapan. Hasil tersebut menguatkan keyakinan Mourinho, meski ia menyadari skuadnya belum berada pada tingkat kebugaran yang seragam.

Penilaian Mourinho tidak semata-mata bertumpu pada hasil laga uji coba. Ia melihat cara para pemain bekerja ketika menguasai bola maupun saat kehilangan penguasaan menjadi sinyal penting bagi kesiapan tim.

Pelatih itu menilai Madrid memiliki pemain-pemain dengan kualitas luar biasa. Namun, kualitas individu tersebut perlu disatukan melalui kerja kolektif agar tim mampu bersaing pada musim baru.

“Kami memiliki pemain-pemain dengan kualitas luar biasa. Kami bekerja dengan sangat baik sebagai sebuah tim, baik saat menguasai bola maupun saat tidak menguasai bola,” kata Mourinho.

Antusiasme pemain juga menjadi perhatian utama Mourinho dalam fase pramusim Madrid. Dalam kutipan yang dimuat Marca, ia menegaskan semangat bersama merupakan modal dasar sebelum berbicara mengenai target kompetisi.

“Kami semua sangat antusias, begitu pula para pemain-dan itulah hal yang paling penting; jika mereka tidak antusias, kami punya masalah,” ujar Mourinho. Ia juga mengingatkan bahwa detail-detail kecil dapat memberi pengaruh besar pada perjalanan sebuah musim.

Madrid menjalani empat pertandingan uji coba selama masa persiapan. Rangkaian itu berakhir dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

LawanHasilKeterangan
FerencvarosMenangLaga uji coba pramusim
Deportivo La CorunaMenangLaga uji coba pramusim
SchalkeMenang 3-0Digelar di Veltins Arena
FiorentinaImbang 2-2Laga uji coba pramusim

Di balik catatan hasil tersebut, Mourinho melihat ada tantangan dalam penyatuan kondisi fisik para pemain. Tidak semua anggota skuad bergabung pada waktu yang sama, sehingga ritme dan intensitas latihan mereka masih berbeda.

Pemain yang datang belakangan disebut belum memiliki intensitas seperti rekan-rekannya yang lebih dahulu mengikuti persiapan. Meski demikian, Mourinho menilai pemahaman taktis tim terus terbentuk secara bertahap.

“Secara tim, hasilnya positif. Secara individu, ada pemain yang bergabung belakangan dan belum memiliki intensitas yang sama dengan mereka yang sudah lebih lama di sini,” tutur Mourinho.

Menurutnya, perbedaan ritme tersebut belum menghalangi perkembangan permainan Madrid. Ia melihat para pemain tetap berlatih dengan baik untuk mengejar performa terbaik saat kompetisi dimulai.

Uji coba melawan Schalke disebut Mourinho sebagai tes yang sangat baik bagi timnya. Penilaian itu mencakup kontribusi Kylian Mbappe dan rekan-rekannya dalam membangun kesiapan untuk menghadapi seluruh kompetisi.

Bagi Mourinho, fondasi paling penting dari pramusim ini adalah munculnya rasa saling memahami di dalam skuad. Kerja sama yang mulai terlihat menjadi bekal Madrid sebelum memasuki tantangan musim baru.

Baca Juga