Dua Kekalahan Beruntun Jadi Alarm Liverpool, Como Ujian Terakhir Iraola

Liverpool memasuki laga uji coba terakhir dengan persoalan yang tidak dapat diabaikan, yakni kegagalan menjaga keunggulan dua gol dalam dua pertandingan beruntun. Duel melawan Como di Anfield pada Minggu, 16 Agustus 2026, menjadi kesempatan terakhir untuk memperbaiki respons itu sebelum musim domestik dimulai.

Manajer Andoni Iraola menempatkan konsistensi permainan sebagai prioritas utama, bukan sekadar kemenangan pada laga pemanasan. Ia menilai intensitas dan koordinasi pertahanan Liverpool masih harus ditingkatkan setelah hasil buruk melawan Leeds United dan Monaco.

Alarm dari Dua Laga Terakhir

Rangkaian pra-musim Liverpool sebenarnya dibuka dengan dua kemenangan atas Sunderland dan Wrexham. Namun, tren itu berubah ketika The Reds kalah 2-4 dari Leeds United dan kemudian menyerah 2-3 kepada Monaco.

LawanHasil Liverpool
SunderlandMenang
WrexhamMenang
Leeds UnitedKalah 2-4
MonacoKalah 2-3

Dua kekalahan tersebut memiliki pola yang sama karena Liverpool sempat memegang keunggulan dua gol. Situasi itu membuat pertandingan kontra Como bernilai penting untuk mengukur kemampuan tim bertahan dalam tekanan dan mempertahankan ritme hingga akhir laga.

“Masalah yang kami hadapi, sama seperti saat melawan Leeds di Chicago, adalah kami tidak mampu mempertahankan level permainan kami, dan itu hanya bisa dicapai dengan waktu serta kerja keras dalam latihan,” kata Iraola. Pernyataan tersebut menunjukkan fokus tim menjelang kompetisi lebih diarahkan pada pembentukan stabilitas permainan.

Como Bukan Lawan Uji Coba Biasa

Como datang ke Anfield dengan modal hasil imbang 1-1 melawan Arsenal di Emirates, meski akhirnya kalah melalui adu penalti. Tim asuhan Cesc Fàbregas juga akan tampil di Liga Champions musim ini sehingga laga di Anfield menjadi bagian penting dari persiapan mereka.

Klub Serie A itu menambah kekuatan skuad dengan merekrut Trevoh Chalobah dan Yan Couto. Kehadiran pemain baru tersebut memberi Como kedalaman pilihan saat menghadapi agenda domestik dan kompetisi Eropa.

Bagi Liverpool, kualitas lawan memberi gambaran yang lebih relevan mengenai kesiapan tim sebelum memasuki pertandingan resmi. Iraola membutuhkan permainan dengan energi tinggi dan organisasi yang lebih rapi agar catatan di dua laga sebelumnya tidak berulang.

Tambahan Pilihan dalam Skuad

Liverpool telah memperkuat lini pertahanan dengan mendatangkan Ronald Araujo sebagai pemain pinjaman dari Barcelona. Bek internasional Uruguay itu menambah opsi bagi Iraola di tengah kebutuhan memperbaiki koordinasi pertahanan.

Alexis Mac Allister juga kembali memberi pilihan di lini tengah setelah berlatih lagi usai Piala Dunia. Sebelum laga utama di Anfield, ia tampil sebagai starter pada pertandingan tertutup berdurasi 2×35 menit di fasilitas latihan.

Pada laga tertutup tersebut, Liverpool menurunkan Mamardashvili, Endo, Mac Allister, Chiesa, Elliott, Tsimikas, Muñoz, Nyoni, Chambers, Ramsay, dan McConnell sejak awal. Pertandingan itu menjadi ruang bagi staf pelatih untuk menilai komposisi pemain sebelum menghadapi Como.

Iraola menegaskan timnya masih berada dalam proses membangun karakter permainan yang diinginkan. “Saya telah berbicara berkali-kali tentang jenis tim yang ingin saya lihat di lapangan, tentang intensitas, niat, dan energi yang kami cari, dan meskipun jelas masih banyak yang harus ditingkatkan, saya pikir kami berada di jalur yang benar,” katanya.

Menuju Laga Pembuka

Pertandingan melawan Como menjadi penutup agenda pra-musim sebelum Liverpool bertandang menghadapi Newcastle pada laga pembuka Liga Premier. Kedua tim akan memulai pertandingan liga perdana pada 23 Agustus 2026.

Hasil melawan Como tidak akan mengubah posisi Liverpool di kompetisi resmi, tetapi performanya dapat menjadi penanda kesiapan tim menghadapi Newcastle. Siaran langsung pertandingan utama di Anfield tersedia melalui Paramount+ dan CBS Sports Golazo di Amerika Serikat, serta Claro Sports di Meksiko.

Baca Juga