iCAR V25 membawa solusi untuk perjalanan jauh tanpa menjadikan mesin bensin sebagai penggerak roda. SUV ini disebut mampu mencatat jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 km, dengan motor listrik tetap menjadi sumber penggerak kendaraan.
Ketika baterai mulai berkurang, mesin bensin 1,5 liter turbo akan menyala untuk menghasilkan energi. Sistem tersebut membuat V25 dapat melanjutkan perjalanan tanpa sepenuhnya menunggu pengisian ulang baterai.
Konsep EREV membedakan V25 dari V23
Teknologi yang dipakai V25 adalah Extended-Range Electric Vehicle atau EREV. Konfigurasi ini berbeda dari iCAR V23 yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.
Pada V25, mesin 1,5 liter turbo menghasilkan tenaga hingga 115 kW atau sekitar 154 hp. Tenaga mesin itu digunakan untuk mendukung sistem kelistrikan sebagai range extender, bukan disalurkan langsung ke roda.
Sumber energi utama kendaraan berasal dari baterai LFP berkapasitas sekitar 33,67 kWh. Mengacu pada standar WLTC, V25 dapat berjalan dengan tenaga listrik sejauh 145 km hingga 150 km sesuai variannya.
| Aspek | Spesifikasi iCAR V25 | Keterangan |
|---|---|---|
| Sistem penggerak | EREV | Roda digerakkan motor listrik |
| Mesin pembangkit | 1,5 liter turbo, 115 kW atau sekitar 154 hp | Menambah pasokan energi saat baterai menurun |
| Kapasitas baterai | LFP 33,67 kWh | Sumber daya utama kendaraan |
| Jarak tempuh | 145–150 km listrik, lebih dari 1.000 km gabungan | Berdasarkan WLTC untuk jarak listrik |
Dimensi besar dengan kabin lima kursi
Secara ukuran, iCAR V25 memiliki panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.855 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.820 mm, menempatkannya di antara V23 dan V27 dalam keluarga iCAR.
Kabin memakai konfigurasi 2+3 yang dapat menampung lima penumpang. Pelapis kulit sintetis digunakan pada kursi untuk melengkapi ruang kabin SUV tersebut.
Dashboard dibekali layar infotainment horizontal berukuran besar serta panel instrumen digital. Tuas transmisi diposisikan di belakang setir, sedangkan konsol tengah menyediakan dua tempat pengisian daya nirkabel.
Pengoperasian tidak hanya mengandalkan layar sentuh. iCAR tetap mempertahankan tombol fisik dan kenop untuk sejumlah fungsi kendaraan.
Bodi boxy, tetapi tidak dirancang untuk medan ekstrem
V25 tampil dengan bentuk bodi mengotak, lampu depan bulat, dan bumper besar. Handle pintu semi-tersembunyi, overfender tebal, serta pintu belakang dengan bukaan ke samping memperkuat identitas SUV ini.
Pelek 19 inci dan 21 inci tersedia sebagai pilihan. Sudut pendekatannya sekitar 28 derajat, sedangkan sudut keberangkatannya mencapai 24 derajat.
Meski memiliki tampilan yang dekat dengan kendaraan petualang, V25 menggunakan konstruksi monokok. Karena itu, kendaraan ini lebih ditujukan sebagai SUV multifungsi untuk kebutuhan harian dan kondisi jalan bervariasi, bukan untuk off-road ekstrem.
Paket towing menambah sisi praktis kendaraan dengan kapasitas tarik hingga 1.800 kg. Bobot V25 dalam konfigurasi tersebut dapat meningkat hingga sekitar 2.240 kg.
Ekspansi merek di pasar Tiongkok
Radarmadura.jawapos.com menyebut V25 menjadi bagian dari upaya iCAR memperluas jajaran SUV elektrifikasinya di Tiongkok. Nama iCaur akan digunakan untuk pasar internasional, sementara iCar tetap dipakai di pasar domestik Tiongkok.
CarNewsChina mencatat iCaur menjual 24.944 unit sepanjang Januari hingga Juni 2026. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai harga maupun jadwal pemasaran iCAR V25 di Indonesia.






