Empat Pencetak Gol Menggairahkan Go Ahead Eagles, ADO Den Haag Terdesak

Go Ahead Eagles memasuki laga berikutnya dengan sinyal kekuatan yang jelas setelah empat pemain berbeda mencetak gol dalam kemenangan 4-1 atas Willem II. Penyebaran gol itu menjadi modal penting ketika mereka menjamu ADO Den Haag yang masih memburu poin perdana.

ADO Den Haag datang ke Deventer setelah kalah 0-2 dari AZ Alkmaar pada pertandingan pertamanya di kasta tertinggi. Tim promosi tersebut sempat menahan skor imbang tanpa gol pada babak pertama, tetapi kebobolan dua kali setelah jeda.

Kontras Awal Musim di De Adelaarshorst

Pertandingan pekan ketiga Eredivisie 2026/2027 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion De Adelaarshorst, Deventer, pada 23 Agustus 2026 pukul 12.15 waktu setempat. Go Ahead Eagles akan bertindak sebagai tuan rumah dalam pertemuan dua tim dengan hasil pembuka yang berlawanan.

TimHasil Awal MusimPoinSelisih Gol
Go Ahead EaglesMenang 4-1 atas Willem II34-1
ADO Den HaagKalah 0-2 dari AZ Alkmaar00-2

Go Ahead Eagles mengoleksi tiga poin berkat kemenangan meyakinkan atas Willem II. Hasil itu sekaligus memberi mereka selisih gol 4-1 menjelang pertandingan di kandang sendiri.

Søren Tengstedt, Melle Meulensteen, Erik Flataker, dan Julius Dirksen masing-masing menyumbang satu gol pada laga tersebut. Keempat nama itu menunjukkan bahwa produktivitas tim tidak bertumpu pada satu pemain saja.

Debut Positif Erik Flataker

Erik Flataker menjadi salah satu pemain yang menonjol karena langsung mencetak gol pada penampilan pertamanya bersama Go Ahead Eagles. Penyerang baru itu sebelumnya terkait dengan AIK dan Sogndal sebelum bergabung dengan klub asal Deventer tersebut.

Gol debut Flataker memperkuat kesan positif dari kemenangan pembuka Go Ahead Eagles. Variasi pencetak gol juga memberi tuan rumah pilihan serangan yang lebih beragam saat menghadapi pertahanan ADO Den Haag.

Tim asuhan Joseph Oosting memiliki peluang untuk menjaga momentum setelah mencetak empat gol pada laga sebelumnya. Namun, mereka tetap akan menghadapi lawan yang memiliki dorongan kuat untuk segera keluar dari posisi tanpa poin.

ADO Den Haag Memburu Respons

ADO Den Haag mengawali perjalanan di Eredivisie dengan bertandang ke markas AZ Alkmaar. Pasukan Robin Peter mampu menjaga kedudukan 0-0 hingga turun minum sebelum Ro-Zangelo Daal membuka keunggulan AZ pada babak kedua.

Calvin Stengs kemudian menambah gol AZ Alkmaar, sehingga Kilian Nikiema harus memungut bola dua kali dari gawangnya. Kekalahan itu memperlihatkan bahwa ADO mampu bertahan pada paruh pertama, tetapi belum dapat mempertahankan kondisi tersebut hingga akhir laga.

Perjalanan ke Deventer menjadi kesempatan berikutnya bagi ADO untuk membuka rekening poin musim ini. Klub berjuluk De Ooievaars itu membawa status juara Keuken Kampioen Divisie musim lalu saat kembali ke kasta tertinggi.

Status Juara Tidak Menjamin Awal Mudah

ADO Den Haag telah memastikan promosi pada 17 Maret setelah menang 1-0 atas Jong FC Utrecht. Mereka kemudian mengunci gelar juara Keuken Kampioen Divisie pada April.

Keberhasilan di kasta kedua memberi ADO Den Haag dasar kuat untuk kembali ke Eredivisie, tetapi kekalahan dari AZ menunjukkan besarnya tantangan yang dihadapi tim promosi. Laga melawan Go Ahead Eagles menjadi ujian berikutnya untuk merespons hasil awal tersebut.

Bagi tuan rumah, kemenangan akan memperpanjang awal musim yang menjanjikan setelah tampil tajam melawan Willem II. Bagi ADO Den Haag, poin dari De Adelaarshorst akan menjadi langkah pertama untuk membangun kepercayaan diri di Eredivisie.

Baca Juga