Samsung berpotensi menghidupkan kembali lini headphone over-ear flagship yang lama tidak diperbarui. Perangkat baru berkode Galaxy H1 disebut dapat meluncur pada 2027 dan mengarah ke persaingan headphone premium.
Langkah ini menarik karena Samsung terakhir kali memperkenalkan headphone over-ear kelas atas melalui Level Over pada 2014. Bila Galaxy H1 menjadi produk komersial, Samsung kembali menawarkan pilihan di luar jajaran earbuds Galaxy Buds.
Informasi tentang Galaxy H1 masih sangat terbatas dan belum disertai pengumuman resmi. Nama tersebut disebut merupakan kode internal, sehingga nama pemasaran finalnya masih dapat berubah.
Sejumlah spesifikasi awal memang telah terlihat, tetapi informasi soal desain belum tersedia. Samsung juga belum mengungkap ukuran driver, daya tahan baterai, bentuk kontrol, maupun kualitas peredaman bising perangkat tersebut.
Spesifikasi yang Mulai Terlihat
Menurut SamMobile, Galaxy H1 kemungkinan diperkenalkan pada 2027. Rentang waktu yang masih cukup jauh membuat konfigurasi akhir perangkat berpeluang mengalami perubahan sebelum peluncuran.
Petunjuk utama perangkat ini berasal dari aplikasi Galaxy Wearable, seperti dilaporkan GSMArena. Referensi di aplikasi itu mencantumkan Bluetooth 6.0, codec SSC UHQ, serta active noise cancellation atau ANC.
Dukungan Bluetooth 6.0 menjadi salah satu sinyal bahwa perangkat tersebut disiapkan dengan teknologi konektivitas generasi baru. Sementara SSC UHQ dapat menjadi cara Samsung membawa codec audio miliknya ke perangkat headphone over-ear.
Keberadaan ANC juga memperkuat arah premium yang disasar Galaxy H1. Meski demikian, belum diketahui bagaimana Samsung akan menerapkan fitur tersebut dan seberapa besar kemampuan peredaman bisingnya.
| Model | Posisi | Informasi utama |
|---|---|---|
| Galaxy H1 | Masih nama kode | Bluetooth 6.0, SSC UHQ, ANC |
| Level Over | Headphone premium 2014 | Driver dinamis 50 mm, ANC, kontrol sentuh |
Pasar yang Pernah Dimasuki Samsung
Level Over menjadi catatan penting dalam sejarah perangkat audio Samsung. Headphone tersebut hadir dengan driver dinamis 50 mm, ANC, kontrol sentuh, dan konstruksi yang diposisikan sebagai produk premium.
Jejak itu membuat Galaxy H1 berpotensi menjadi kelanjutan dari upaya Samsung di kategori headphone kelas atas. Produk baru ini juga dapat ditempatkan sebagai pesaing perangkat premium dari Sony dan Apple, meski posisi pasarnya belum dikonfirmasi.
Di sisi lain, bocoran Galaxy H1 muncul setelah informasi mengenai Galaxy Buds On beredar. Perangkat earbuds tersebut disebut menggunakan desain kait telinga, berbeda dari bentuk headphone over-ear yang diduga dipakai Galaxy H1.
Dua perangkat dengan pendekatan berbeda itu mengisyaratkan Samsung sedang menyiapkan pilihan audio wearable yang lebih luas. Namun, belum ada penjelasan apakah keduanya akan diperkenalkan dalam waktu yang berdekatan.
Untuk pengguna perangkat Galaxy, kehadiran Samsung Galaxy H1 berpotensi menambah alternatif audio di luar earbuds. Kepastian mengenai bentuk, spesifikasi lengkap, dan nama resminya masih menunggu informasi berikutnya dari Samsung.
Hingga saat ini, yang dapat dipastikan hanya arah awal perangkat tersebut melalui daftar fitur yang muncul di aplikasi. Bocoran lanjutan akan menentukan apakah Galaxy H1 benar-benar menjadi kembalinya Samsung ke pasar headphone over-ear premium.






