Echoes of Aincrad Punya Combat Menantang, tetapi Aincrad Baru Dua Lantai

Echoes of Aincrad hadir dengan gagasan menarik, yakni membawa pemain menjadi pejuang baru di tengah tragedi Aincrad. Namun, ruang petualangannya masih terbatas pada dua lantai, sehingga skala dunia belum sepenuhnya sepadan dengan premis besar Sword Art Online.

Game ini tetap memiliki fondasi kuat melalui pertarungan berbasis stamina, parry, dan serangan terukur. Pendamping AI yang responsif serta sistem build yang bebas memberi pemain pilihan taktis dalam menghadapi musuh.

Avatar Pemain Masuk ke Pusat Tragedi

Kisah dimulai saat pemain membuat avatar dalam fase Closed Beta dan mengenal karakter orisinal, termasuk pendekar pedang Iori serta tank Wyzeman. Situasi berubah ketika Akihiko Kayaba mengaktifkan penguncian dunia virtual pada peluncuran resmi dan menghapus tombol log out.

Avatar kemudian kembali pada wujud fisik asli pemain lewat pemindaian wajah. Risiko kematian di dunia virtual juga menjadi nyata karena kematian dalam game berarti kematian di dunia nyata.

Kirito, Asuna, Argo, dan Diavel masih hadir dalam sejumlah peristiwa penting dan pertarungan bos. Meski demikian, fokus cerita diberikan kepada karakter buatan pemain yang berada di tengah kepanikan ribuan korban Aincrad.

Ancaman tersebut tidak selalu terasa konsisten dalam penyajiannya. Sejumlah interaksi karakter masih berlangsung santai, seolah mereka hanya sedang memainkan MMORPG biasa.

Build Bebas dan Pendamping AI Jadi Andalan

Pemain membangun karakter dengan Growth Points yang dapat dialokasikan ke Vitality, Endurance, Agility, dan Intelligence. Poin tersebut memungkinkan penyesuaian gaya bermain sesuai kebutuhan senjata maupun pola serangan lawan.

Respec dapat dilakukan tanpa biaya melalui peti yang tersedia di hub room. Sistem ini membuat perubahan build tidak dibebani konsekuensi permanen.

Peralatan turut memberi lapisan strategi melalui atribut bonus acak pada senjata. Beberapa senjata di Smithy dapat digabungkan untuk mengumpulkan hingga empat atribut EX-Mods.

Set S-Rank, seperti Hero’s Attire dan Hero’s Boots, menawarkan bonus tambahan ketika dipakai bersamaan. Pemain pun memiliki ruang lebih besar untuk bereksperimen sebelum menghadapi pertarungan yang lebih sulit.

Pendamping AI dikendalikan melalui action wheel dengan dua mode utama, yaitu Switch dan Free. Switch mengarahkan AI untuk mengambil aggro musuh, sedangkan Free dapat digunakan untuk crowd control atau serangan mandiri.

Sistem Duel Lebih Menuntut daripada MMORPG Konvensional

Sebagai Action RPG, game ini tidak memakai skema hotbar MMO tradisional. Serangan ringan, serangan berat, menghindar, dan pertahanan mengandalkan stamina serta pengambilan keputusan cepat.

Parry dengan perisai dan dodge membuka kesempatan bagi pemain untuk membalas serangan. Sword Skills memakai Sword Skill Points atau SP, dengan batas maksimal tiga kemampuan aktif dalam satu susunan pertarungan.

Menurut ulasan Medcom.id, penggunaan Sword Skills menjadi paling efektif setelah pemain melakukan parry atau menghindari serangan lawan. Mekanisme tersebut membuat setiap duel menekankan waktu respons, bukan sekadar serangan berulang.

InformasiDetail
PlatformPS5, Xbox Series X/S, PC
PengembangGame Studio Inc.
PenerbitBandai Namco Entertainment
Tanggal rilis10 Juli 2026
GenreAction RPG

Rute Linier Membatasi Potensi Dunia

Masalah utama muncul dari struktur misi yang kerap mengulang pola serupa. Pemain mengambil tugas di kota, mengikuti rute linier, mengalahkan monster atau mengumpulkan material, kemudian kembali untuk meningkatkan perlengkapan.

Misi utama dan sampingan juga tidak dapat dijalankan secara bersamaan. Pemain yang keluar dari batas area transparan akan dipaksa kembali ke jalur yang ditentukan.

Variasi musuh masih terbatas karena boar dan kobold terus muncul kembali dengan perubahan statistik atau ukuran visual. Keterbatasan ini membuat eksplorasi belum mampu mengimbangi kualitas sistem tempurnya.

Unreal Engine 5 membantu memadukan lingkungan 3D realistis dengan karakter cel-shading bergaya anime. Model karakter utama, animasi pertarungan bos, kualitas audio, dan pilihan suara Bahasa Jepang menjadi nilai positif, meski protagonis kustom tetap bisu dengan respons gestur terbatas.

Game Studio Inc. merilis Echoes of Aincrad secara global bersama Bandai Namco Entertainment pada 10 Juli 2026. Game ini tersedia untuk PS5, Xbox Series X/S, dan PC.

Baca Juga