Donor Darah dan Bazar Warnai HUT RI ke-81, Royal Residence Perkuat Guyub Warga

Ratusan warga Royal Residence di Surabaya memeriahkan HUT RI ke-81 dengan kegiatan yang melampaui perlombaan dan hiburan. Donor darah bersama PMI, pemeriksaan kesehatan, serta bazar warga menjadi bagian penting dari perayaan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Rangkaian tersebut menempatkan kepedulian sosial sebagai salah satu inti peringatan kemerdekaan di lingkungan perumahan itu. Warga juga mengikuti jalan sehat, senam bersama, perlombaan, sepeda hias, dan pembagian doorprize sejak pagi.

Kegiatan Sosial Menjadi Bagian Puncak Perayaan

Pelaksanaan donor darah melibatkan PMI, petugas kesehatan, dan relawan yang hadir selama acara. Selain memberi kesempatan warga berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan, panitia menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up bagi peserta.

Bazar warga turut membuka ruang pertemuan antara warga dan pelaku usaha bazar di Royal Residence. Kehadiran berbagai kegiatan dalam satu agenda membuat peringatan kemerdekaan tidak hanya berpusat pada kompetisi, tetapi juga interaksi antarwarga.

Ketua panitia, Fatrya Heraspaty, menyatakan bahwa peringatan kemerdekaan memiliki arti lebih luas daripada agenda hiburan tahunan. Menurutnya, momentum tersebut mengingatkan masyarakat pada perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan keberanian para pendahulu bangsa.

“Peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan tahunan yang kita ramaikan dengan lomba, jalan sehat, atau berbagai hiburan. Lebih dari itu, momentum ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan keberanian para pendahulu bangsa,” ujar Fatrya Heraspaty.

TahapanWaktuKegiatan
Praacara1-2 Agustus 2026Lomba untuk anak-anak
Puncak perayaan15 Agustus 2026Jalan sehat, senam, bazar, donor darah, dan kegiatan warga

Dimulai dari Lomba Anak-anak

Rangkaian HUT RI ke-81 di Royal Residence telah dimulai melalui lomba khusus anak-anak pada 1-2 Agustus 2026. Panitia mengusung tema “Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Berkarya untuk Indonesia Maju.”

Lomba anak-anak dimaknai sebagai sarana mengenalkan kecintaan terhadap Indonesia sejak dini. Nilai yang ditekankan tidak hanya penggunaan atribut merah putih, melainkan pula persatuan, keberanian, kerja keras, sportivitas, dan penghargaan kepada sesama.

Ketua Majelis Taklim Bunda Sholehah, Rohmawati, menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Muhajirin, pengurus MT. Bunda Sholehah Muhajirin, tokoh masyarakat, panitia, donatur, sponsor, peserta lomba, pelaku bazar, petugas kesehatan, relawan, dan warga. Dukungan dari berbagai unsur tersebut membuat peringatan dapat berlangsung dengan melibatkan warga Royal Residence dan sekitarnya.

“Anak-anak perlu mengenal bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang bendera merah putih, tetapi juga tentang persatuan, keberanian, kerja keras, sportivitas, dan menghargai satu sama lain,” kata Rohmawati. Pesan itu diterapkan melalui kegiatan lomba maupun aktivitas bersama pada puncak perayaan.

Kebersamaan Dimulai dari Lingkungan Tempat Tinggal

Fatrya menilai nilai kemerdekaan dapat dijalankan melalui tindakan sederhana di lingkungan tempat tinggal, seperti saling mengenal, menjaga kerukunan, membantu warga yang membutuhkan, dan membangun kebersamaan. Ia menekankan bahwa hubungan baik antarwarga menjadi fondasi penting bagi kehidupan bermasyarakat.

“Indonesia yang kuat berawal dari masyarakat yang kompak, keluarga yang harmonis, dan lingkungan yang guyub,” lanjutnya. Melalui jalan sehat, bazar, pemeriksaan kesehatan, dan donor darah, warga Royal Residence menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai ruang untuk memperkuat kepedulian bersama.

Baca Juga