Casa Pia menghadapi pukulan besar setelah takluk 0-7 dari Benfica dalam pertandingan Liga Portugal. Kapten André Geraldes meminta maaf kepada para pendukung karena menilai penampilan timnya berada jauh di bawah standar.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu malam paling sulit bagi Casa Pia, tetapi Geraldes menolak membiarkan hasil itu mengalihkan fokus skuad. Ia meminta tim segera menatap laga berikutnya dan tetap menjaga keyakinan terhadap proses yang sedang dijalani.
Respons terdekat Casa Pia akan diuji saat menghadapi Gil Vicente pada 24 Agustus di Barcelos. Pertandingan itu menjadi kesempatan bagi tim untuk menunjukkan reaksi setelah menerima kekalahan telak dari salah satu lawan terkuat di kompetisi.
Permintaan Maaf setelah Malam Sulit
Geraldes tidak menutupi kekecewaannya setelah pertandingan melawan Benfica berakhir. Bek kanan berusia 35 tahun itu menegaskan para pemain harus bertanggung jawab atas penampilan yang ditunjukkan di lapangan.
“Tidak banyak yang perlu dibicarakan, ini malam yang sangat buruk bagi kami. Kami harus meminta maaf kepada para pendukung kami,” kata André Geraldes.
Skor 0-7 memperlihatkan beratnya pertandingan yang harus dilalui Casa Pia. Namun, sang kapten juga mengakui bahwa Benfica tampil sebagai tim yang sangat kuat dalam laga tersebut.
“Ini hasil yang sangat berat, tetapi kami juga tahu Benfica adalah tim yang sangat kuat. Di satu sisi, untung saja ini terjadi sekarang, karena kami masih punya banyak laga untuk dimainkan,” ujar Geraldes.
Hasil Berat Bukan Akhir Perjalanan
Bagi Geraldes, kekalahan besar itu tetap harus ditempatkan dalam konteks perjalanan panjang tim sepanjang musim. Ia menilai Casa Pia tidak boleh membiarkan satu hasil buruk mengubah arah permainan yang sedang dibangun.
Casa Pia masih memiliki banyak pertandingan untuk dimainkan di Liga Portugal. Karena itu, kekalahan dari Benfica dipandang sebagai kehilangan tiga poin, bukan penentu akhir perjalanan tim.
Geraldes meminta rekan-rekannya mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut tanpa kehilangan rasa percaya diri. Evaluasi diperlukan agar kekurangan yang terlihat saat melawan Benfica dapat diperbaiki pada laga-laga selanjutnya.
“Belajar juga dari pertandingan ini. Ini akan penting untuk masa depan, tetapi sekarang kami akan melanjutkan perjalanan kami,” tutur Geraldes.
Keyakinan pada Skema Tetap Dijaga
Kapten Casa Pia itu menegaskan hasil di kandang Benfica tidak akan menimbulkan keraguan terhadap skema yang disiapkan pelatih. Menurutnya, sebuah gagasan permainan memerlukan waktu agar dapat diserap dan dipahami seluruh pemain.
“Ini tidak akan menimbulkan keraguan, karena masih banyak pertandingan tersisa. Ini perjalanan yang sangat panjang, sebuah ide yang sedang kami serap dan itu membutuhkan waktu,” ujar Geraldes.
Setelah menjalani evaluasi dan pemulihan, Casa Pia akan kembali mempersiapkan diri menuju pertandingan di Barcelos. Geraldes menekankan bahwa perhatian tim harus segera beralih ke Gil Vicente setelah masa istirahat.
“Kami tetap percaya diri dengan apa yang kami lakukan, ini perjalanan panjang, ini hasil yang berat, tetapi besok kami sudah harus memikirkan pertandingan berikutnya,” kata Geraldes.






