Bukan Soal €50 Juta, Manchester United Tutup Pintu untuk Bruno Fernandes

Manchester United menegaskan Bruno Fernandes tidak dijual, meski Galatasaray disebut tengah menyiapkan tawaran senilai €50 juta. Klub memandang kaptennya sebagai bagian penting dari proyek olahraga dan tidak membuka ruang negosiasi.

Sikap itu berlaku untuk nilai transfer berapa pun. Manchester United juga menyatakan belum menerima proposal resmi untuk gelandang Portugal berusia 31 tahun tersebut.

Keputusan mempertahankan Fernandes berkaitan langsung dengan perannya di dalam tim. Kepergiannya dinilai akan meninggalkan kekosongan besar, baik dari sisi kreativitas permainan maupun kepemimpinan di lapangan.

Pada musim lalu, Fernandes mencatatkan 21 assist di Premier League. Catatan itu disebut sebagai rekor kompetisi, yang menegaskan besarnya pengaruhnya dalam membangun serangan tim.

Ia juga terpilih sebagai Pemain Terbaik PFA musim 2025-26. Produktivitas tersebut menjadi alasan kuat bagi United untuk mempertahankan sang kapten ketika klub memburu target di Premier League dan Liga Champions.

Galatasaray Mendapat Penolakan Tegas

Galatasaray muncul sebagai salah satu klub yang menaruh minat kepada Fernandes saat situasi kontraknya menjadi perhatian. Pemain tersebut memasuki tahun terakhir kontraknya, meski masih ada opsi perpanjangan selama satu tahun.

Berakhirnya klausul rilis yang sebelumnya bernilai £57 juta tidak mengubah pendirian United. Klub Old Trafford itu tetap menganggap Fernandes sebagai pemain yang tidak bisa dilepas.

Menurut jurnalis BBC, Simon Stone, Manchester United kini mengambil sikap yang sangat tegas terhadap kemungkinan penjualan Fernandes. Klub menilai pemain itu memegang peran penting dalam masa depan tim.

Penolakan itu tidak hanya diarahkan kepada Galatasaray. Juventus dan AC Milan juga sempat menunjukkan minat, tetapi keduanya disebut menerima jawaban serupa dari Manchester United.

Dengan demikian, isu transfer Fernandes tidak semata-mata bergantung pada besarnya dana yang dapat disiapkan peminat. United lebih memilih menjaga fondasi tim daripada mencari keuntungan dari penjualan pemain bintangnya.

Keinginan Bertahan dan Pengalaman Al-Hilal

Posisi klub sejalan dengan keinginan Fernandes untuk melanjutkan karier di Manchester United. Di tengah perhatian sejumlah tim Eropa, ia disebut lebih memilih bertahan bersama klub yang dipimpinnya sebagai kapten.

Situasi kali ini berbeda dengan musim lalu ketika Al-Hilal menawarkan peluang pindah ke Arab Saudi. Klub tersebut mengajukan kontrak berdurasi tiga tahun dengan nilai €200 juta, tetapi Fernandes memutuskan tetap bertahan.

Fernandes sempat mengaku merasa “terluka” karena klub membiarkannya menentukan sendiri apakah akan menerima tawaran besar dari Al-Hilal. Pengalaman tersebut membuat penegasan Manchester United saat ini mendapat perhatian lebih besar.

Kini, United secara terbuka memperlihatkan keinginan untuk mempertahankan Fernandes. Langkah itu memberi kepastian bahwa sang kapten tetap diposisikan sebagai figur utama dalam rencana tim.

Dukungan publik turut memperkuat kedudukan Fernandes di Old Trafford. Respons positif dari pendukung saat pramusim di Dublin menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu pemain paling penting di mata suporter.

Bagi Manchester United, mempertahankan Fernandes berarti menjaga pemain yang memiliki kontribusi nyata sekaligus otoritas sebagai kapten. Sikap tersebut menempatkan minat Galatasaray dan klub-klub lain sebagai persoalan yang tidak akan mengubah arah klub dalam waktu dekat.

Baca Juga