BYD Atto 1 dapat dipindahkan secara manual saat parkir paralel melalui Trailer Mode. Mode ini membuat kendaraan berada dalam kondisi yang dapat didorong tanpa sistem mengunci seperti ketika mobil diparkir normal.
Fungsi tersebut berguna apabila posisi mobil menghalangi akses kendaraan lain dan perlu digeser. Pemilik tetap perlu memastikan area parkir aman sebelum meninggalkan kendaraan dalam kondisi dapat dipindahkan.
Pada BYD Atto 1, pengaturan ini tersedia sebagai Electronic Parking Brake atau EPB Trailer Mode. Pengemudi tidak cukup hanya memindahkan posisi tuas, karena sistem penggerak dan rem parkir kendaraan listrik memiliki mekanisme berbeda dari mobil bermesin konvensional.
Trailer Mode perlu diaktifkan sebelum kendaraan dimatikan. Layar head unit akan menampilkan dialog sebagai penanda bahwa mobil telah siap untuk didorong secara manual.
Persiapan Sebelum Mengaktifkan Mode
Mobil harus dihentikan terlebih dahulu di permukaan yang rata. Selama proses pengaturan, pengemudi wajib tetap menginjak pedal rem.
Kondisi permukaan yang rata penting untuk menjaga kendaraan tetap aman ketika status parkir normal dilepas. Pengemudi juga perlu memastikan mobil memang berada pada lokasi yang memungkinkan untuk digeser tanpa risiko.
Setelah kendaraan berhenti, buka menu Settings pada layar head unit. Dari menu tersebut, pilih bagian Vehicle untuk menemukan pengaturan terkait kendaraan.
Urutan Mengaktifkan EPB Trailer Mode
- Hentikan BYD Atto 1 di permukaan rata sambil menekan pedal rem.
- Buka menu Settings melalui layar head unit.
- Pilih menu Vehicle.
- Aktifkan opsi Electronic Parking Brake (EPB) Trailer Mode.
- Pastikan dialog konfirmasi muncul di layar sebagai tanda kendaraan siap didorong.
- Matikan mobil seperti biasa setelah dialog tersebut terlihat.
Dialog konfirmasi menjadi bagian penting dalam prosedur tersebut. Kehadiran menu pengaturan saja belum berarti Trailer Mode sudah aktif dan kendaraan dapat ditinggalkan untuk digeser.
Mode ini dirancang untuk kebutuhan seperti parkir paralel, ketika kendaraan perlu tetap berada pada posisi netral dan tidak terkunci. Co-founder EVSafe sekaligus dosen National Battery Research Institute, Mahaendra Gofar, menyebut kebutuhan tersebut telah diperhitungkan dalam rancangan mobil listrik.
“Mobil listrik itu sudah dirancang untuk kebutuhan seperti parkir paralel. Ada yang namanya towing mode atau mode derek, jadi mobil bisa tetap di posisi netral dan tidak mengunci,” ujar Gofar kepada Kompas.com.
Jangan Aktifkan Tanpa Keperluan
Trailer Mode tidak dianjurkan diaktifkan tanpa alasan yang jelas. Saat mode ini aktif, kendaraan berada dalam kondisi yang memungkinkan posisinya berubah karena didorong secara manual.
Pemilik perlu menilai keamanan lingkungan parkir sebelum menggunakan fitur tersebut. Perhatian khusus diperlukan bila area sekitar tidak mendukung kendaraan untuk digeser dengan aman.
Petunjuk dalam buku manual kendaraan tetap perlu menjadi acuan utama. Setiap merek mobil listrik dapat menerapkan mekanisme mode derek atau mode netral yang berbeda.
Cara Mengembalikan Mobil ke Kondisi Normal
Trailer Mode harus dinonaktifkan sebelum BYD Atto 1 digunakan kembali. Sistem perlu dikembalikan ke kondisi operasi normal agar kendaraan siap dijalankan.
Pengemudi dapat masuk ke kabin, menginjak pedal rem, lalu menekan tombol start/stop untuk menyalakan mobil. Setelah kendaraan menyala, tombol EPB ditekan selama beberapa detik sambil pedal rem tetap diinjak.
Layar head unit perlu diperiksa kembali setelah proses tersebut selesai. Jika tanda atau dialog Trailer Mode telah hilang, kendaraan telah kembali ke kondisi normal dan dapat digunakan seperti biasa.
Pemahaman terhadap urutan pengaktifan dan penonaktifan ini membantu pemilik memanfaatkan parkir paralel dengan tepat. Trailer Mode memberi ruang bagi kendaraan untuk digeser, sementara pengembalian ke mode normal memastikan sistem siap dipakai berkendara.






