Laga Maroko Batal, Barcelona Menghadapi Basilea dalam Ujian Terakhir Pramusim

Barcelona membatalkan agenda pertandingan persahabatan di Tangan, Maroko, akibat ketidakpastian politik antara Spanyol dan Maroko. Sebagai pengganti, klub Catalan itu akan menutup tur pramusim luar negerinya dengan menghadapi FC Basilea di Swiss.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion St. Jakob-Park, Basilea, pada Minggu (16/8/2026) pukul 16.30 waktu setempat. Laga ini menjadi ujian terakhir bagi tim asuhan Hansi Flick sebelum kembali ke Spanyol dan memasuki agenda akhir pramusim.

Perubahan Rute Menjelang Kompetisi

Pembatalan laga di Maroko membuat Barcelona harus mengubah susunan perjalanan pada fase penting persiapan musim. Duel melawan Basilea kini memiliki arti lebih besar karena menjadi kesempatan terakhir untuk mengukur kesiapan tim dalam pertandingan internasional.

Setelah menyelesaikan pertandingan di Swiss, Barcelona dijadwalkan pulang untuk menghadapi Al-Ahly dalam Trofeu Joan Gamper ke-61. Pertandingan itu akan dimainkan di Spotify Camp Nou sebelum Barcelona memulai perjalanan di La Liga.

AgendaLawanLokasi
Laga uji coba pramusimFC BasileaStadion St. Jakob-Park, Basilea
Trofeu Joan Gamper ke-61Al-AhlySpotify Camp Nou

Gordon Berpeluang Mengisi Lini Depan

Anthony Gordon menjadi salah satu nama yang mendapat perhatian dalam rombongan Barcelona ke Swiss. Penyerang Inggris itu memilih memotong masa liburannya agar dapat bergabung lebih awal dengan skuad Hansi Flick.

Gordon berpeluang dimainkan sebagai penyerang tengah karena terdapat kekosongan di lini depan Barcelona. Laga melawan Basilea dapat menjadi kesempatan awal baginya untuk menunjukkan kemampuan dalam peran tersebut.

Flick juga membawa lima pemain tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Dunia, yakni Lamine Yamal, Pau Cubarsí, Dani Olmo, Eric Garcia, dan Joan Garcia. Kelima pemain tersebut akan kembali tampil untuk pertama kalinya dalam pertandingan ini.

Selain para pemain Spanyol, Barcelona membawa sejumlah nama internasional lain seperti Raphinha, Karim Adeyemi, dan Jules Koundé. Komposisi tersebut memberi Flick pilihan luas untuk mengatur susunan pemain pada laga penutup tur.

Basilea Membawa Modal Kemenangan

FC Basilea menyambut kunjungan Barcelona dengan modal kemenangan 6-1 atas Courtételle pada putaran pertama Piala Swiss. Hasil itu memberi tuan rumah kepercayaan diri sebelum menghadapi salah satu klub besar Spanyol di kandang sendiri.

Tim Basilea ditangani Stephan Lichtsteiner, mantan bek internasional Swiss. Lichtsteiner meminta para pemainnya mempertahankan intensitas penuh ketika melawan Barcelona.

Skuad tuan rumah juga memiliki Xherdan Shaqiri, pemain veteran yang menjadi salah satu kekuatan berpengalaman Basilea. Kehadirannya menambah daya tarik pertandingan yang diperkirakan berlangsung di hadapan stadion yang dipadati penonton.

Antusiasme terhadap laga ini sudah terlihat ketika rombongan Barcelona tiba pada Sabtu sore. Ratusan pendukung berkumpul di depan Hotel Movenpick, tempat skuad menginap, saat suhu di Basilea mencapai 27 derajat Celsius.

Bagi Barcelona, pertandingan di St. Jakob-Park bukan sekadar laga persahabatan pengganti setelah agenda Maroko dibatalkan. Duel ini menjadi tahap terakhir untuk menyiapkan tim sebelum perhatian beralih ke Al-Ahly dan kompetisi domestik di Spanyol.

Baca Juga