ALVA N3 Next Gen menawarkan klaim jarak tempuh hingga 140 kilometer, 10 kilometer lebih jauh daripada Polytron Fox 350 yang berada di angka 130 kilometer. Keunggulan ini menarik karena kapasitas baterai N3 justru lebih kecil dibandingkan pesaingnya.
Di sisi lain, Fox 350 membalas dengan karakter yang lebih berorientasi performa. Skutik listrik Polytron tersebut memiliki kecepatan maksimum 95 km per jam dan torsi hingga 187 Nm.
| Aspek | ALVA N3 Next Gen | Polytron Fox 350 |
|---|---|---|
| Kecepatan maksimum | 80 km per jam | 95 km per jam |
| Torsi maksimum | 125 Nm | 187 Nm |
| Kapasitas baterai | 3,3 kWh | 3,75 kWh |
| Klaim jarak tempuh | Hingga 140 km | Hingga 130 km |
Perbandingan tersebut memperlihatkan dua pendekatan yang berbeda pada motor listrik ini. ALVA N3 Next Gen lebih mengutamakan efisiensi untuk mobilitas sehari-hari, sedangkan Fox 350 menawarkan tenaga serta kecepatan yang lebih tinggi.
Selisih Harga Dipengaruhi Skema Baterai
Harga awal kedua model juga perlu dibaca bersama sistem kepemilikan baterainya. ALVA N3 Next Gen pernah ditawarkan Rp35,5 juta untuk unit yang sudah termasuk baterai.
Melalui skema BEBAS PAS atau berlangganan baterai, harga N3 pernah dipromosikan mulai Rp16,5 juta. Sementara itu, Polytron Fox 350 saat peluncuran dibanderol Rp22,5 juta melalui skema Battery as a Service.
Polytron juga memberikan subsidi langsung Rp7 juta untuk Fox 350. Dengan subsidi tersebut, harga OTR Jadetabek model ini ketika itu menjadi Rp15,5 juta.
Skema berlangganan baterai membuat harga awal terlihat lebih rendah, tetapi calon pembeli perlu memperhatikan biaya dan ketentuan yang berlaku. Pilihan ini dapat menjadi pertimbangan penting selain melihat spesifikasi kendaraan.
Dimensi Ringkas untuk Kota, Bodi Besar untuk Postur Lebih Berisi
ALVA N3 memiliki panjang 1.920 mm, lebar 710 mm, dan tinggi 1.096 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 1.345 mm, dengan jarak terendah ke tanah 135 mm.
Ukuran tersebut membuat N3 tampil lebih ramping untuk penggunaan di kawasan perkotaan. Proporsinya ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan pulang-pergi harian.
Fox 350 hadir dengan dimensi lebih besar, yakni panjang 1.970 mm, lebar 790 mm, dan tinggi 1.245 mm. Posturnya yang lebih panjang, lebar, serta tinggi membuat tampilannya terlihat lebih berisi daripada N3.
Fox 350 Andalkan Tenaga dan Akselerasi
Polytron Fox 350 memakai motor listrik dengan daya nominal 3.000 watt dan peak power 6.409 watt. Torsi 187 Nm serta kecepatan puncak 95 km per jam menjadi kekuatan utama model ini.
ALVA N3 menggunakan motor Hub Drive dengan daya maksimum 4,5 kW atau sekitar 6,1 PS. Motor tersebut menghasilkan torsi maksimum 125 Nm dan kecepatan tertinggi 80 km per jam.
Menurut data yang dihimpun Kompas.com, N3 memang tidak diposisikan khusus sebagai motor listrik yang mengejar performa tinggi. Fox 350 unggul pada tenaga puncak, torsi, dan kecepatan maksimum berdasarkan angka spesifikasinya.
Baterai N3 Lebih Kecil dengan Klaim Jangkauan Lebih Panjang
N3 membawa Next Gen Battery berkapasitas 3,3 kWh dengan klaim daya jelajah hingga 140 kilometer. Pengisian normal dari 0 hingga 100 persen disebut memerlukan waktu sekitar empat jam.
Model ini juga memiliki fitur Boost Charge untuk mempercepat pengisian dalam kondisi tertentu. Pengisian dari 10 hingga 50 persen melalui fitur tersebut dapat dilakukan kurang dari 25 menit.
Fox 350 menggunakan baterai LiFePO4 berkapasitas 3,75 kWh, lebih besar daripada baterai N3. Namun, klaim jarak tempuhnya berada hingga 130 kilometer dan penggunaan nyata tetap bergantung pada pola berkendara serta kondisi motor.
Dengan karakter tersebut, N3 dapat dipertimbangkan bagi pengguna yang memprioritaskan jangkauan dan pengisian cepat. Fox 350 lebih sesuai bagi calon pembeli yang menempatkan respons tenaga serta kecepatan sebagai kebutuhan utama.






