Amanah 17 Agustus di Pundak 38 Pelajar, Bandarlampung Siapkan Paskibraka

Sebanyak 38 pelajar akan mengemban tugas mengibarkan Merah Putih dalam upacara HUT ke-81 RI di Bandarlampung pada 17 Agustus 2026. Mereka telah resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka tingkat kota.

Penugasan itu menempatkan para pelajar sebagai representasi generasi muda Bandarlampung dalam salah satu momentum nasional paling penting. Komposisi pasukan terdiri atas 19 pelajar perempuan dan 19 pelajar laki-laki.

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengukuhkan seluruh anggota setelah mereka melewati proses seleksi dan pembinaan. Tahapan tersebut menjadi persiapan sebelum para anggota menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan.

Eva menilai pengukuhan tidak dapat dipandang hanya sebagai pelantikan formal. Ia menekankan bahwa status anggota Paskibraka membawa kepercayaan dari sekolah, keluarga, serta masyarakat kota.

“Pengukuhan Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial atau pelantikan formal. Momentum ini jadi bagian dari upaya memperkuat komitmen para anggota Paskibraka untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” ujar Eva Dwiana.

Tugas pengibaran dan pengukuhan

Tingkat PenugasanAnggotaPengukuhanLokasi Tugas
Kota Bandarlampung38 pelajar, 19 perempuan dan 19 laki-lakiEva DwianaUpacara HUT ke-81 RI di Bandarlampung
Provinsi LampungRomaita dan anggota lainnyaJihan Nurlela, 15 Agustus 2026Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung

Menurut Eva, anggota Paskibraka tidak hanya membawa identitas pribadi ketika menjalankan tugas. Mereka juga membawa nama sekolah dan keluarga, sekaligus mencerminkan kapasitas generasi muda Kota Bandarlampung.

“Para anggota Paskibraka tidak hanya membawa nama sekolah dan keluarga, tetapi juga menjadi representasi generasi muda Kota Bandarlampung,” kata Eva. Ia mengajak generasi muda mengambil peran positif melalui kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut dikaitkan dengan makna perjuangan kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu. Eva menyebut generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan sesuai fungsi masing-masing di tengah masyarakat.

“Dulu, para pendahulu kita berjuang dengan segenap tenaga dan pengorbanan untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Hari ini, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan itu dengan kegiatan dan program-program yang baik, bermanfaat, dan memiliki fungsi masing-masing bagi masyarakat,” ujarnya.

Romaita mengemban tugas di tingkat provinsi

Di luar penugasan tingkat kota, Lampung juga memiliki wakil pelajar yang bertugas sebagai Paskibraka tingkat provinsi. Romaita, pelajar SMKN Kotaagung Barat, terpilih untuk menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung.

Romaita bersama anggota Paskibraka Provinsi Lampung dikukuhkan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela pada 15 Agustus 2026. Pengukuhan tersebut berlangsung di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung.

Keterpilihan Romaita mendapat sambutan dari keluarga dan warga Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus. Warga memandang pencapaian itu sebagai kebanggaan bagi keluarga, sekolah, pekon, kecamatan, hingga kabupaten.

Warga Pekon Teba Bunuk, Dahleni, menyampaikan rasa bangga atas prestasi Romaita. “MasyaAllah, kami sangat bangga. Selain menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga, ia juga telah mengharumkan nama pekon, sekolah, kecamatan, dan kabupaten,” katanya.

Warga lain bernama Rita mengaku terharu menyaksikan pencapaian Romaita melalui telepon seluler. Ia berharap Romaita tetap bersemangat dan mampu membawa nama Pekon Teba Bunuk semakin baik pada masa mendatang.

Kepala Pekon Teba Bunuk Slamet Putrayadin turut mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap prestasi Romaita menjadi contoh yang mendorong lebih banyak pelajar untuk belajar, berprestasi, dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Pengukuhan 38 anggota Paskibraka Bandarlampung dan penugasan Romaita di tingkat provinsi memperlihatkan peran pelajar dalam peringatan kemerdekaan. Pada 17 Agustus 2026, mereka akan menjalankan amanah yang bukan hanya bersifat seremonial, melainkan juga membawa harapan masyarakat daerah.

Baca Juga