Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih tim nasional Prancis memicu perdebatan di luar urusan sepak bola karena agama Islam yang dianutnya ikut dipersoalkan. Anggota parlemen Prancis, Abdelkader Lahmar, menilai sorotan tersebut menunjukkan perlakuan berbeda terhadap mantan gelandang Les Bleus itu.
Lahmar mempertanyakan alasan identitas keagamaan Zidane menjadi bahan pembicaraan saat ia dipercaya memimpin tim nasional. Menurutnya, hal serupa tidak muncul ketika para pelatih Prancis sebelumnya menerima jabatan yang sama.
Pertanyaan tentang perlakuan berbeda
Dalam unggahannya di X, Lahmar menyebut sejumlah nama yang pernah menangani Prancis tanpa disertai perdebatan mengenai agama mereka. Ia menyoroti Didier Deschamps, Laurent Blanc, Raymond Domenech, Jacques Santini, Roger Lemerre, dan Aime Jacquet.
“Kami tidak pernah menanyakan soal agama kepada Didier Deschamps, Laurent Blanc, Raymond Domenech, Jacques Santini, Roger Lemerre, atau Aime Jacquet saat mereka ditunjuk,” tulis Lahmar. Ia kemudian melanjutkan, “Lalu mengapa pertanyaan ini diajukan kepada Zidane.”
Pernyataan itu menempatkan isu tersebut dalam konteks kesetaraan perlakuan terhadap pelatih tim nasional. Lahmar membandingkan respons terhadap Zidane dengan para pendahulunya yang juga pernah dipercaya memimpin skuad Prancis.
Menurut laporan sport.detik.com, sorotan terhadap agama Zidane datang dari pihak-pihak yang disebut memiliki pandangan Islamofobia. Mereka mempertanyakan Federasi Sepak Bola Prancis atau FFF atas keputusan menunjuk Zidane.
Transisi setelah era Deschamps
Zidane menggantikan Didier Deschamps, yang menangani Timnas Prancis selama 14 tahun. Dalam periode itu, Deschamps mempersembahkan gelar Piala Dunia dan UEFA Nations League untuk Prancis.
Pergantian pelatih tersebut menjadi perubahan penting bagi Les Bleus setelah masa kepemimpinan Deschamps yang panjang. Zidane kini mengambil alih tim pada saat agenda kompetitif sudah menanti dalam waktu dekat.
FFF memilih tidak memberi perhatian berlebihan kepada polemik mengenai identitas keagamaan Zidane. Federasi meyakini Zidane tidak akan terganggu dan tetap berfokus pada pekerjaannya sebagai pelatih tim nasional.
Ujian awal di UEFA Nations League
Tantangan terdekat Zidane bersama Prancis adalah UEFA Nations League pada jeda internasional akhir September hingga awal Oktober. Periode awal kepelatihannya langsung diisi pertandingan yang memiliki tingkat persaingan tinggi.
Prancis akan berada satu grup dengan Italia, Belgia, dan Turki. Ketiga lawan tersebut disebut sebagai tim kuat yang akan menguji kesiapan Zidane bersama skuad barunya.
Situasi itu membuat fokus utama Prancis berada pada persiapan tim dan penyesuaian di bawah pelatih baru. Sementara perdebatan agama berkembang di luar lapangan, Zidane akan memulai tugasnya dengan jadwal yang langsung menuntut hasil.






