Empat Uji Coba di Korea Jadi Ukuran Kesiapan Timnas Putri Menantang China

Timnas Basket Putri Indonesia akan menjalani empat pertandingan uji coba di Korea Selatan sebagai tolok ukur kesiapan menghadapi Asian Games 2026. Agenda padat ini menjadi tahap penting untuk mengukur penerapan strategi sebelum Indonesia bertemu China di fase grup.

China menjadi tantangan terbesar bagi Indonesia di Pool A Asian Games Aichi-Nagoya. Selain China, skuad putri Indonesia juga akan menghadapi Thailand, lawan regional yang pernah dijumpai dalam ajang SEA Games.

Manajer tim Handoyo menegaskan bahwa target utama lawatan ke Korea Selatan bukan sekadar mengejar kemenangan. Rangkaian pertandingan tersebut dipakai untuk memperkuat pendekatan permainan pelatih dan mempererat kerja sama antarpemain.

“Tujuan try out tentu mempertajam strategi pelatih dan mempersolid tim menuju Asian Games 2026,” kata Handoyo dalam keterangan tertulis pada Selasa, 18 Agustus 2026. Indonesia dijadwalkan menghadapi klub-klub serta tim universitas Korea Selatan dalam empat hari pertandingan yang berdekatan.

Jadwal Pertandingan di Korea Selatan

Empat lawan yang dihadapi memberi variasi ujian bagi skuad Indonesia dalam waktu singkat. Pertandingan terakhir akan berlangsung sehari setelah duel melawan Yongin Samsung Life Blueminx.

TanggalLawan
18 Agustus 2026Cheongju KB Stars Basketball
20 Agustus 2026Incheon Shinhan Bank S-Birds
21 Agustus 2026Yongin Samsung Life Blueminx
22 Agustus 2026Dankook University Basketball

Cheongju KB Stars Basketball akan menjadi lawan pembuka pada 18 Agustus 2026. Setelah jeda satu hari, Indonesia akan berhadapan dengan Incheon Shinhan Bank S-Birds pada 20 Agustus.

Jadwal kemudian berlanjut dengan pertandingan melawan Yongin Samsung Life Blueminx pada 21 Agustus. Dankook University Basketball menjadi lawan penutup agenda pada 22 Agustus.

Bekal Pengalaman dan Regenerasi

Persiapan tim telah berjalan melalui pemusatan latihan di GOR CLS Kertajaya sejak awal Mei 2026. Program itu mempertemukan pemain berpengalaman dengan sejumlah nama muda yang diproyeksikan menjadi bagian masa depan tim nasional.

Sejumlah pemain membawa modal dari keberhasilan Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja. Mereka adalah Agustin Gredita Retong, Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, dan Priscilla Karen.

Pengalaman tampil dalam pertandingan multiajang diharapkan membantu tim menghadapi tekanan di Asian Games. Komposisi ini juga diperkuat Angelique Aritonang dan Faizzatus Shoimah yang pernah tampil pada FIBA Women’s Asia Cup 2023.

Angelique dan Faizzatus ikut membantu Indonesia promosi ke Divisi A dalam kompetisi tersebut. Rekam jejak itu menjadi salah satu fondasi pengalaman dalam persiapan menuju persaingan yang lebih berat di Asia.

Tim turut membawa pemain muda seperti Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, Kartika Hatta, dan Anggita Yuliani Putri. Perpaduan pemain senior dan generasi muda akan terus dibentuk selama latihan maupun pertandingan uji coba.

Skuad yang Dibawa

Daftar pemain yang berangkat mencakup Agustin Gredita Retong, Angelique Aritonang, Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, dan Faizzatus Shoimah. Lea Kahol, Kezia Supit, Kartika Hatta, serta Anggita Putri juga masuk dalam rombongan.

Nama lain dalam skuad adalah Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, Priscilla Karen, dan Yualita Rency. Seluruh pemain akan menjalani agenda Korea Selatan sebagai bagian dari pematangan tim menuju Asian Games.

Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Aichi-Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober. Handoyo menilai hasil undian yang mempertemukan Indonesia dengan China dan Thailand membuat persiapan harus dilakukan semaksimal mungkin.

Menurut Handoyo, China perlu mendapat perhatian khusus karena memiliki kekuatan besar dan materi pemain yang kuat di Asia. Sementara pengalaman menghadapi Thailand di SEA Games memberi Indonesia gambaran mengenai karakter lawan di Pool A.

Empat pertandingan di Korea Selatan akan menjadi ruang evaluasi sebelum memasuki fase persiapan berikutnya. Hasil laga dapat membantu pelatih melihat kebutuhan tim saat menghadapi persaingan Asian Games yang menuntut kesiapan strategi dan kekompakan.

Baca Juga