Timnas Basket Putri Indonesia akan menguji kesiapan menghadapi grup berat Asian Games 2026 melalui empat pertandingan di Korea Selatan. China dan Thailand menjadi dua lawan yang harus dihadapi Indonesia pada fase grup turnamen di Aichi-Nagoya, Jepang.
China menjadi perhatian utama karena memiliki materi pemain kuat dan berstatus sebagai salah satu tim terbaik di Asia. Thailand pun tidak dapat dipandang ringan, meski Indonesia telah memiliki gambaran mengenai karakter permainan tim tersebut dari pertemuan di SEA Games.
Manajer Timnas Basket Putri Indonesia, Handoyo, menegaskan persiapan diarahkan untuk mengejar peluang lolos dari fase grup. “Ya hasil drawing Asian Games menurut kami menarik. Di mana kita satu grup dengan tim kuat China dan negara tetangga Thailand. Kita persiapkan semaksimal mungkin untuk bisa lolos dari grup,” ujar Handoyo.
Rangkaian pertandingan di Korea Selatan akan mempertemukan Indonesia dengan tiga klub serta satu tim universitas. Agenda ini memberi tim pelatih kesempatan mengukur respons skuad terhadap karakter lawan yang berbeda sebelum turnamen utama berlangsung.
| Tanggal | Lawan | Kategori |
|---|---|---|
| 18 Agustus 2026 | Cheongju KB Stars Basketball | Klub |
| 20 Agustus 2026 | Incheon Shinhan Bank S-Birds | Klub |
| 21 Agustus 2026 | Yongin Samsung Life Blueminx | Klub |
| 22 Agustus 2026 | Dankook University Basketball | Universitas |
Cheongju KB Stars Basketball akan menjadi lawan pertama pada 18 Agustus 2026. Setelah itu, Indonesia dijadwalkan menghadapi Incheon Shinhan Bank S-Birds pada 20 Agustus, sebagaimana dilaporkan Detik Sport.
Uji coba berlanjut melawan Yongin Samsung Life Blueminx pada 21 Agustus. Dankook University Basketball kemudian menutup agenda pertandingan Indonesia di Korea Selatan sehari setelahnya.
Perpaduan Pemain Berpengalaman dan Talenta Muda
Skuad Indonesia membawa sejumlah pemain yang pernah mengantar tim meraih gelar SEA Games 2023 di Kamboja. Mereka adalah Agustin Gredita Retong, Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, dan Priscilla Karen.
Pengalaman di ajang Asia juga dimiliki Angelique Aritonang dan Faizzatus Shoimah. Keduanya pernah membantu Indonesia promosi ke Divisi A pada FIBA Women’s Asia Cup 2023.
Tim pelatih juga memasukkan Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, Kartika Hatta, serta Anggita Yuliani Putri. Kehadiran mereka memperluas pilihan komposisi pemain dengan perpaduan pengalaman dan energi baru.
Program pematangan skuad sebenarnya telah berjalan sejak awal Mei 2026 di GOR CLS Kertajaya. Latihan tersebut menjadi fondasi sebelum para pemain memasuki agenda pertandingan dengan lawan-lawan dari Korea Selatan.
Menurut Handoyo, uji coba ini tidak hanya ditujukan untuk mengasah aspek permainan. “Tujuan try out tentu mempertajam strategi pelatih dan mempersolid tim menuju Asian Games 2026,” kata Handoyo.
Target Menuju Aichi-Nagoya
Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Dengan waktu persiapan yang tersisa, laga-laga di Korea Selatan menjadi tahapan penting bagi Indonesia untuk memperkuat strategi dan kekompakan menghadapi China serta Thailand.






