News

Tom Lembong Pertanyakan Tuduhan Jaksa -Penunjukan BUMN

koranindonesia.id – Tom Lembong Pertanyakan Tuduhan Jaksa soal Penunjukan BUMN: Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, atau Tom Lembong, menyampaikan pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu, 9 Juli 2025.
Ia membela diri dari dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terkait kasus dugaan korupsi importasi gula.

Dalam sidang tersebut, Tom menyebut bahwa tuduhan JPU terhadap dirinya bersifat kontradiktif dan tidak logis.
Ia membacakan pembelaan pribadi dan menyoroti dua poin utama dalam dakwaan yang dianggap sangat janggal.

“Baca Juga: KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Mesin EDC“

Tom Lembong Pertanyakan Dua Tuduhan yang Bertolak Belakang

Tom mengatakan bahwa dirinya didakwa melakukan tujuh perbuatan melawan hukum.
Namun, ia menyoroti khusus tuduhan nomor 5 dan 6 yang menurutnya saling bertentangan.

“Dalam tuduhan nomor 5, saya disebut bersalah karena tidak menunjuk BUMN,” ujar Tom dalam ruang sidang.
“Tapi di tuduhan nomor 6, saya juga disebut bersalah karena menunjuk BUMN, yaitu PT PPI,” lanjutnya.

Tom kemudian menyindir dengan mengatakan bahwa tuduhan tersebut seperti pernyataan viral di media sosial.
“Saya jadi teringat kata-kata ‘sudah tapi belum’, atau ‘iya tapi nggak’,” ucapnya di hadapan majelis hakim.

Jaksa Tuntut Hukuman 7 Tahun Penjara dan Denda Rp750 Juta

Sebelumnya, JPU telah membacakan tuntutan terhadap Tom Lembong pada sidang Jumat, 4 Juli 2025.
Jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara tujuh tahun kepada Tom.

Selain itu, jaksa juga menuntut denda sebesar Rp750 juta, dengan subsider enam bulan penjara jika denda tidak dibayar.
Menurut jaksa, Tom dianggap terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dalam kegiatan importasi gula nasional.

Jaksa menyatakan bahwa perbuatan Tom tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Selain itu, jaksa menilai Tom tidak menunjukkan penyesalan atas tindakannya selama proses hukum berlangsung.

Hal yang Memberatkan dan Meringankan dalam Tuntutan Jaksa

Jaksa menyebut bahwa salah satu hal yang memberatkan adalah tidak adanya rasa bersalah dari terdakwa.
Tom dianggap tidak menyesali perbuatannya dan tidak mendukung penyelenggaraan negara yang bersih.

Namun di sisi lain, jaksa juga menyampaikan fakta yang meringankan.
Tom Lembong belum pernah terlibat dalam kasus pidana sebelumnya selama menjabat di pemerintahan.

Tom Lembong Pertanyakan Tuduhan: Sidang Lanjutan Akan Tentukan Nasib Tom Lembong

Majelis hakim akan menimbang pleidoi dari Tom serta tuntutan jaksa dalam putusan akhir nanti.
Sidang kasus korupsi gula ini menarik perhatian publik karena melibatkan tokoh penting pemerintahan.

Tom Lembong sebelumnya dikenal sebagai sosok reformis dalam dunia perdagangan dan investasi.
Ia menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo dan aktif dalam berbagai forum internasional.

Kini, Tom harus menghadapi proses hukum yang akan menentukan nasib politik dan reputasinya ke depan.

“Baca Juga: 2 Pesawat Militer AS Mendarat di Labuan Bajo, Ini Kata TNI“

aatoto aatoto aatoto Mposakti Link Alternatif aatoto AATOTO aatoto login aatoto Ligajawara gates of olympus Situs Resmi Aatoto Telegram Aatoto Aatoto Link Alternatif AAtoto Official aatoto aatoto aatoto login situs slot gacor toto 4d gacor SLOTGACOR ligajawara168 digital SLOTTHAILAND LIGAJAWARA168 SLOTTHAILAND SLOTTHAILAND ligajawara168 ligajawara168 motoslot LIGAJAWARA168 ligajawara168 ligajawara168 AATOTO judi bola online Jurnal Berita Pendidikan Stmik time Medan aatoto Slot Hoki Ligajawara168 SV388 Sabung Ayam AAtoto SV388 Sabung Ayam Slot777 Gacor judi bola sbobet Judi Bola Judi Bola Slot Gacor mposakti Situs Slot Gacor SV388 SBOBET slotthailand Slot 777 Judi Bola Judi Bola Online mposakti Pasti Bayar CAS55 Judi Bola CAS55 MPOSAKTI mposakti aatoto MPOSAKTI MPOSAKTI MPOSAKTI Berita Daerah Izin Daerah aatoto Pumpernickels German Restaurant Mposakti Aatoto Motoslot Motoslot Mposakti Aatoto Mposakti mposakti mposakti mposakti Ligajawara168 https://www.ligajawara168.org stitpayakumbuh Mahjong Ways Mahjong Ways Mahjong Ways RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO CASINO RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay Prediksi Mix Parlay RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP PGSOFT RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE