Thailand Bawa Skuad Penuh, Jalan Timnas Voli Putri Indonesia di Tianjin Makin Berat

Timnas voli putri Indonesia akan menghadapi tantangan besar ketika bertemu Thailand pada Kejuaraan Voli Putri Asia 2026 di Tianjin, Tiongkok. Lawan yang dihadapi bukan hanya berstatus juara bertahan, tetapi juga datang dengan komposisi pemain yang baru berlaga di Volleyball Nations League 2026.

Pertandingan pada 23 Agustus 2026 itu menjadi salah satu ujian paling berat bagi Indonesia di Pool B. Hasil laga tersebut dapat menentukan seberapa kuat langkah skuad Merah Putih dalam mengejar target perempat final.

Thailand Mengandalkan Pemain Berpengalaman

Thailand dipimpin oleh pelatih Kiattipong Radchatagriengkai dan membawa sejumlah pemain kunci ke Tianjin. Pornpun Guedpard, Chatchu-on Moksri, Ajcharaporn Kongyot, serta Pimpichaya Kokram menjadi bagian dari kekuatan utama tim tersebut.

Pengalaman para pemain Thailand pada ajang Volleyball Nations League 2026 memberi nilai tambah menjelang kejuaraan Asia. Sebagai pemegang gelar, Thailand juga dipandang sebagai salah satu peserta yang paling diperhitungkan dalam perebutan juara.

Sejumlah media olahraga menempatkan Thailand sebagai penantang utama Tiongkok dan Jepang pada turnamen ini. Peluang juara Thailand disebut berada pada kisaran 35 hingga 40 persen, yang menunjukkan tingginya ekspektasi terhadap tim tersebut.

Bagi Indonesia, kekuatan Thailand menuntut permainan yang efektif sejak awal pertandingan. Kecepatan transisi dan variasi serangan perlu dimaksimalkan untuk menghadapi tim yang memiliki pengalaman internasional lebih luas.

Jadwal Penting Pool B

Kejuaraan Voli Putri Asia 2026 berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium pada 21 hingga 30 Agustus 2026. Turnamen ini memiliki nilai strategis karena menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

TanggalPertandingan Pool BKeterangan
21 Agustus 2026Thailand vs AustraliaLaga pembuka Thailand
22 Agustus 2026Indonesia vs KazakhstanLaga pembuka Indonesia
23 Agustus 2026Indonesia vs ThailandDuel antar-ASEAN

Indonesia berada satu grup dengan Kazakhstan, Australia, dan Thailand dalam Pool B. Setiap lawan menghadirkan karakter permainan yang berbeda sehingga tim Indonesia perlu menyiapkan pendekatan khusus pada tiap laga.

Kazakhstan menjadi lawan pertama Indonesia pada 22 Agustus 2026. Tim tersebut memiliki keunggulan postur, sementara Indonesia mengandalkan kecepatan permainan dan variasi serangan untuk merespons tekanan lawan.

Pelatih timnas Indonesia menilai laga pembuka menghadapi Kazakhstan memiliki arti penting bagi perjalanan tim di fase grup. “Pertandingan melawan Kazakhstan menjadi sangat menentukan langkah kami,” ujar pelatih timnas Indonesia.

Australia Jadi Target Kemenangan

Setelah menghadapi Kazakhstan, Indonesia membidik kemenangan saat berhadapan dengan Australia. Hasil dari dua pertandingan awal itu akan menjadi modal penting sebelum skuad Merah Putih menghadapi Thailand.

Target Indonesia adalah menembus babak delapan besar atau perempat final Kejuaraan Voli Putri Asia 2026. Pelatih timnas Indonesia menyatakan keyakinannya terhadap peluang tersebut dengan mengatakan, “Kami optimis bisa lolos ke babak delapan besar.”

Perjalanan menuju target itu tidak hanya bergantung pada hasil melawan Thailand. Indonesia juga harus memanfaatkan pertandingan melawan Kazakhstan dan Australia untuk mengumpulkan hasil positif sejak awal Pool B.

Duel melawan Thailand tetap memiliki bobot tersendiri karena mempertemukan dua tim Asia Tenggara dengan kondisi yang berbeda. Indonesia membawa ambisi lolos ke perempat final, sedangkan Thailand berupaya mempertahankan statusnya sebagai juara bertahan.

Rangkaian laga di Tianjin akan menjadi ukuran kesiapan Indonesia menghadapi persaingan tingkat Asia. Pertandingan melawan Thailand pada 23 Agustus menjadi momen penting untuk melihat sejauh mana Indonesia mampu bersaing dengan salah satu kekuatan utama kawasan.

Baca Juga