Newcastle United harus menerima kekalahan dari Strasbourg dalam laga pramusim di St James’ Park setelah tiga penendangnya gagal pada adu penalti. Tim tamu akhirnya menang 3-2, meski kiper Newcastle Ewen Jaouen mampu menepis dua tendangan lawan.
Jaouen menggagalkan eksekusi Giovanni Reyna dan Mateo Del Blanco pada babak penentuan. Namun, penyelamatan itu tidak cukup karena Newcastle hanya mampu mencetak dua gol dari titik penalti.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Newcastle menjelang dimulainya musim Premier League yang baru. Ketajaman di depan gawang serta ketenangan saat mengambil penalti terlihat menjadi dua aspek yang menentukan hasil pertandingan.
Sebanyak 34.076 penonton menyaksikan pertandingan tersebut di St James’ Park. Laga melawan Strasbourg menjadi ujian penting terakhir Newcastle sebelum memasuki kompetisi resmi.
Debut Kandang Sejumlah Pemain
Matthias Jaissle menerapkan formasi 4-2-3-1 dan menempatkan Jacob Ramsey bersama Aladji Bamba di lini tengah bertahan. Susunan ini memberi kesempatan bagi sejumlah pemain untuk menunjukkan peran mereka dalam struktur permainan tim.
Jaouen, Bamba, dan Bazoumana Touré menjalani debut kandang saat menghadapi Strasbourg. Ramsey juga tampil sejak awal, tetapi kesalahan penguasaan bolanya pada babak kedua berujung pada gol penyama kedudukan.
| Fase Pertandingan | Newcastle United | Strasbourg |
|---|---|---|
| Waktu normal | William Osula mencetak gol menit ke-38 | Gessime Yassine mencetak gol menit ke-69 |
| Adu penalti | Tiga eksekutor gagal | Menang 3-2 |
| Performa kiper Newcastle | Jaouen menepis Reyna dan Del Blanco | — |
Keunggulan yang Hilang pada Babak Kedua
Newcastle sebenarnya sempat memegang kendali pertandingan setelah William Osula membawa timnya unggul pada menit ke-38. Gol tersebut tercipta melalui penyelesaian Osula setelah menerima umpan silang Jacob Murphy.
Serangan yang menghasilkan gol itu melibatkan Fabian Schar dan Leo Shahar sebelum bola bergerak ke sisi lapangan tempat Murphy berada. Umpan Murphy kemudian dimanfaatkan Osula untuk membuka keunggulan tuan rumah.
Sebelum gol tersebut, Newcastle tampil agresif untuk membangun tekanan sejak awal laga. Murphy juga sempat mengirim umpan kepada Osula, tetapi kiper Strasbourg Filip Jorgensen melakukan penyelamatan penting.
Strasbourg tetap memberi ancaman sepanjang babak pertama dan tidak hanya bertahan di wilayah sendiri. Yoann Becker sempat melepaskan tembakan yang membentur mistar, sedangkan Samuel Amo-Ameyaw belum mampu mengonversi peluang menjadi gol.
Selepas jeda, Osula kembali mendapatkan beberapa kesempatan untuk memperbesar keunggulan Newcastle. Salah satu peluang terbaik hadir ketika ia berhadapan satu lawan satu dengan kiper sekitar dua menit sebelum pertandingan memasuki menit ke-60.
Peluang-peluang itu tidak berbuah gol, sehingga Strasbourg tetap memiliki kesempatan untuk mengejar skor. Situasi berubah pada menit ke-69 ketika kesalahan Ramsey dalam menguasai bola memberi Gessime Yassine ruang untuk menyamakan kedudukan.
Gol Yassine membuat pertandingan berakhir 1-1 pada waktu normal dan memaksa kedua tim menjalani adu penalti. Newcastle sempat memperoleh keuntungan melalui dua tepisan Jaouen, tetapi kegagalan tiga eksekutor membuat Strasbourg membawa kemenangan dari St James’ Park.






