Sandiaga Uno Tetap Percaya Vendor Bunga Meski Nama di Ucapan Pernikahan Keliru

Sandiaga Uno memilih tetap menggunakan jasa vendor bunga Flora Popo meski terjadi kesalahan penulisan nama pada papan ucapan pernikahan yang dipesannya. Sikap tersebut disampaikan setelah vendor menawarkan pesanan gratis sebagai bentuk tanggung jawab atas kekeliruan itu.

Mantan Menteri Ekonomi Kreatif dan Pariwisata itu menolak tawaran penggantian secara halus. Ia menilai insiden tersebut lebih tepat dijadikan pelajaran bersama agar proses pemesanan berikutnya dilakukan lebih teliti.

Vendor Menawarkan Pesanan Berikutnya Tanpa Biaya

Flora Popo menyampaikan permohonan maaf langsung melalui kolom komentar pada unggahan Sandiaga. Vendor itu juga menyatakan bersedia memberikan pesanan berikutnya secara gratis sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kesalahan yang terjadi.

Tawaran tersebut muncul setelah papan bunga pesanan Sandiaga memuat nama yang tidak sesuai dengan pasangan yang sedang melangsungkan pernikahan. Namun, Sandiaga tidak menjadikan kekeliruan itu sebagai alasan untuk menghentikan kepercayaannya kepada vendor tersebut.

Ia justru memastikan akan kembali memesan kepada Flora Popo pada kesempatan mendatang. Keputusan itu memperlihatkan sikap saling memaafkan di tengah persoalan yang sempat menarik perhatian melalui unggahannya.

Nama Orang Tua Tertulis di Papan Bunga

Kesalahan terjadi pada papan bunga pernikahan yang semestinya ditujukan kepada Branita dan Ilman. Tulisan pada papan tersebut berbunyi “Happy Wedding Wija dan Ovie”, padahal Wija dan Ovie merupakan orang tua mempelai.

Dalam unggahan yang dikutip Kompas.com pada Minggu, 16 Agustus 2026, Sandiaga menjelaskan bahwa nama pasangan pengantin tidak tercantum pada papan bunga tersebut. Ia menyebut nama yang tertulis justru merupakan nama orang tua sang mempelai.

Sandiaga memandang vendor kemungkinan sedang menangani banyak pesanan ketika kesalahan itu terjadi. Karena itu, ia memilih tidak memperpanjang persoalan dan mendorong agar kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi.

Permintaan Maaf untuk Keluarga Pengantin

Sandiaga turut menyampaikan permohonan maaf kepada Wija dan Ovie atas kekeliruan pada ucapan tersebut. Ia juga mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Branita dan Ilman yang menjadi pasangan pengantin.

Menurut Sandiaga, kesalahan dalam pesanan perlu disikapi secara proporsional, terutama ketika usaha kecil masih berupaya bertahan. Ia menekankan pentingnya saling memaafkan sekaligus menjaga agar lapangan kerja tetap tercipta.

Peristiwa ini berakhir tanpa tuntutan penggantian dari pihak pemesan. Flora Popo tetap mendapat kepercayaan dari Sandiaga, sementara kesalahan penulisan itu diharapkan mendorong ketelitian yang lebih baik dalam setiap pesanan berikutnya.

Baca Juga