Empat wakil Indonesia memulai pertandingan pada hari kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Selasa, 18 Agustus 2026. Mereka mengejar hasil positif setelah Putri Kusuma Wardani lebih dahulu membuka langkah dengan kemenangan dua gim langsung.
Jonatan Christie menjadi pemain pertama Indonesia yang dijadwalkan bertanding pada pukul 10.30 WIB. Tiga pasangan ganda campuran akan menyusul, dengan rangkaian laga berlangsung hingga sore hari.
Agenda Pertandingan Wakil Indonesia
| Wakil Indonesia | Lawan | Jadwal |
|---|---|---|
| Jonatan Christie | Matthias Kicklitz, Jerman | Lapangan 1, 10.30 WIB |
| Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja | Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, Malaysia | Lapangan 2, 11.20 WIB |
| Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran | Julien Maio/Lea Palermo, Prancis | 15.40 WIB |
| Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata | Mihajlo Tomic/Andjela Vitman, Serbia | 17.10 WIB |
Jonatan akan menghadapi Matthias Kicklitz dari Jerman di Lapangan 1. Pertandingan tersebut menjadi pembuka agenda wakil Indonesia pada Selasa pagi.
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dijadwalkan menghadapi Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien dari Malaysia. Pasangan Indonesia itu akan tampil di Lapangan 2 mulai pukul 11.20 WIB.
Pertandingan berikutnya mempertemukan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran dengan Julien Maio/Lea Palermo dari Prancis. Laga pasangan ganda campuran itu dijadwalkan mulai pukul 15.40 WIB.
Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata menutup agenda Indonesia pada hari tersebut. Mereka akan menghadapi Mihajlo Tomic/Andjela Vitman dari Serbia pada pukul 17.10 WIB.
Putri KW Membuka Jalan
Putri Kusuma Wardani menjadi wakil pertama Indonesia yang memastikan kemenangan di turnamen tersebut. Tunggal putri unggulan keenam itu mengalahkan De Guzman Mikaela Joy dari Filipina dengan skor 21-12, 21-6.
Laga Putri berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, pada Senin, 17 Agustus 2026. Hasil tersebut membawa peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2025 itu melaju ke babak kedua.
Di pertandingan selanjutnya, Putri akan menghadapi Petra Maixnerova dari Ceko pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kemenangan pada laga pembuka membuat peluang Indonesia tetap terbuka di sektor tunggal putri.
Putri menyadari targetnya meningkat setelah membawa pulang medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2025. Namun, hasil tersebut juga menghadirkan tekanan ketika ia kembali tampil pada edisi 2026.
“Tekanan pasti ada karena hasil baik tahun lalu. Inginnya di sini bisa ganti warna medali, tapi semua itu kan nggak gampang,” kata Putri dalam keterangan yang dikutip Antara, Selasa, 18 Agustus 2026.
Ia menilai kondisi angin di arena turut memengaruhi jalannya gim pertama melawan Mikaela Joy. Putri berusaha tetap mengambil inisiatif permainan meski sempat merasa ragu.
“Di gim pertama dia di sisi lapangan yang kalah angin jadi lebih enak untuk mendorong-dorong bolanya, itu membuat saya agak ragu tapi saya mencoba terus lebih berani saja,” ujar Putri.
Pada gim kedua, lawannya disebut mengalami kesulitan mengontrol pukulan. Putri memanfaatkan sejumlah bola lawan yang keluar lapangan untuk mengamankan kemenangan meyakinkan.
“Di gim kedua dia kesulitan untuk mengontrol pukulan, powernya yang besar membuat banyak bola keluar,” imbuhnya. Lima wakil Indonesia kini menjalani agenda pertandingan pada dua hari awal Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan target melangkah ke fase berikutnya.






