
Pesawat Latih AU Bangladesh Jatuh di Kampus Dhaka, 1 Tewas
koranindonesia.id – Pesawat Latih AU Bangladesh Jatuh: Sebuah pesawat latih milik Angkatan Udara Bangladesh jatuh di wilayah Uttara, Dhaka utara, pada Senin (21/7/2025). Insiden tragis ini menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai puluhan lainnya.
Menurut pernyataan dari Departemen Hubungan Masyarakat Militer, pesawat jenis F-7 BGI lepas landas pada pukul 13.06 waktu setempat. Tak lama kemudian, pesawat tersebut mengalami kecelakaan dan jatuh tepat di area sebuah kampus.
“Baca Juga: Prabowo Murka soal Beras Oplosan: Ini Pengkhianatan Besar“
Lebih dari 50 orang mengalami luka bakar dan kini sedang dirawat. Mereka terdiri dari anak-anak dan orang dewasa yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Seorang dokter dari Institut Nasional Luka Bakar dan Bedah Plastik mengonfirmasi bahwa sebagian besar korban mengalami luka sedang hingga serius.
Juru bicara militer mengatakan bahwa jumlah korban jiwa masih dalam proses verifikasi karena situasi di lapangan belum stabil sepenuhnya.
Muhammad Yunus, Kepala Pemerintahan Sementara Bangladesh, menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya. Ia memastikan bahwa pemerintah akan segera melakukan penyelidikan menyeluruh atas kecelakaan ini.
Ia juga berjanji akan menyalurkan bantuan kepada semua pihak yang terdampak, termasuk keluarga korban, staf kampus, dan anggota militer.
“Kerugian yang dialami Angkatan Udara, para siswa, guru, dan keluarga sangat besar dan tidak tergantikan,” ujar Yunus dalam pernyataan resmi.
Beberapa video yang beredar di media sosial menunjukkan kobaran api besar di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Asap hitam membumbung tinggi dari halaman kampus yang terbakar.
Warga dan pelajar terlihat berkumpul di kejauhan, menyaksikan situasi darurat tersebut. Banyak dari mereka panik dan berusaha mencari keluarga atau teman yang berada di area kampus saat insiden terjadi.
Surat kabar Prothom Alo melaporkan bahwa pesawat jatuh di atap kantin kampus. Saat kejadian, sejumlah orang sedang berada di dalam bangunan tersebut.
Laporan awal menyebutkan bahwa kerusakan fisik di area kampus cukup parah. Tim penyelamat segera mengevakuasi korban dan mengamankan area untuk mencegah risiko ledakan lanjutan.
Kecelakaan ini terjadi hanya sebulan setelah tragedi serupa di India. Sebuah pesawat Air India jatuh di atas asrama mahasiswa kedokteran di Ahmedabad.
Dalam insiden tersebut, 241 dari 242 penumpang tewas, bersama 19 orang di darat. Peristiwa itu disebut sebagai bencana penerbangan terburuk dalam satu dekade terakhir.
Kesimpulan: Pesawat Latih AU Bangladesh Jatuh
Tragedi di Dhaka menunjukkan perlunya sistem keamanan penerbangan militer yang lebih ketat. Pemerintah Bangladesh kini berfokus pada evakuasi, penyelidikan, dan pemberian bantuan kepada korban dan keluarga.
“Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kali Pesanggrahan“