Menang Tipis Meski Unggul Pemain, Persebaya Dipaksa Menunggu hingga Menit ke-83

Persebaya Surabaya baru memastikan kemenangan 1-0 atas Penang FC pada menit ke-83, meski tim tamu bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua. Gol Walber Mota dari situasi sepak pojok menjadi pembeda dalam pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026).

Hasil ini memperlihatkan rapatnya pertahanan Penang FC yang tetap sulit ditembus saat kehilangan satu pemain. Persebaya harus mengandalkan detail dalam situasi bola mati untuk memecah kebuntuan pada fase akhir laga.

TimStatusSkor
Persebaya SurabayaTuan rumah1
Penang FCTim tamu0

Gol Penentu pada Menit Akhir

Gol kemenangan berawal dari sepak pojok yang diterima Yuran Fernandes. Ia kemudian melihat Walber Mota berdiri bebas, sebelum bek Persebaya itu menuntaskan peluang untuk membawa tuan rumah unggul.

Persebaya masih memperoleh peluang lain melalui Miguel Pereira pada menit ke-88. Namun, penjaga gawang Penang FC kembali melakukan penyelamatan sehingga skor 1-0 tidak berubah hingga pertandingan selesai.

Kebuntuan tersebut bertahan cukup lama walaupun Penang FC kehilangan seorang pemain dua menit setelah turun minum. Pemain tim tamu menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Miguel Pereira.

Keunggulan jumlah pemain tidak otomatis membuat Persebaya leluasa menguasai area pertahanan lawan. Penang FC tetap mampu menutup ruang dan menggagalkan sejumlah penyelesaian tuan rumah.

Sejumlah Peluang Gagal Berbuah Gol

Miguel Pereira sempat mendapatkan kesempatan dari jarak dekat pada menit ke-59, tetapi sepakannya dihentikan penjaga gawang Penang FC. Ramadhan Sananta juga belum mampu mengonversi peluang pada menit ke-67 karena penyelesaiannya dihalau lini belakang lawan.

Yuran Fernandes kemudian mencoba mengancam melalui sundulan. Peluang itu juga berhasil diamankan penjaga gawang Penang FC yang tampil penting dalam menjaga kedudukan tetap imbang sebelum gol Walber tercipta.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares melakukan sejumlah pergantian pemain setelah jeda. Ramadhan Sananta, Yuran Fernandes, dan Reza Arya diberi kesempatan tampil untuk menambah energi serta mencari alternatif serangan.

Menurut Tavares, timnya belum cukup banyak melepaskan tembakan pada babak pertama. Dalam keterangan kepada wartawan yang dikutip Beritasatu.com, ia mengatakan, “Saya pikir pada hal pertama, tim lawan menembak banyak tendangan ke gawang kami, dan kami tidak menembak terlalu banyak. Saya pikir kami bisa lebih baik.”

Penang FC Sempat Mengancam

Penang FC tidak hanya bertahan sepanjang pertandingan dan sempat merepotkan lini belakang Persebaya. Ernando Ari melakukan dua penyelamatan beruntun pada menit ke-25 untuk menjaga skor tetap tanpa gol pada babak pertama.

Setelah Reza Arya masuk pada babak kedua, Persebaya kembali membutuhkan intervensi penjaga gawangnya. Reza menggagalkan ancaman Penang FC pada menit ke-63 ketika tim tamu berusaha memanfaatkan transisi.

Ancaman paling berbahaya dari Penang FC terjadi pada menit ke-69. Serangan tim asal Malaysia itu membentur tiang gawang dan membuat Persebaya terhindar dari situasi tertinggal.

Upaya Persebaya mengontrol permainan sebenarnya sudah terlihat sejak menit awal. Aksi individu Malik Risaldi pada menit ketiga dihentikan pertahanan Penang FC, sedangkan serangan berikutnya terputus akibat salah pengertian Yusuf Meilana dan Yann Mabella.

Tavares menilai pertandingan tersebut berlangsung intens dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi timnya. Ia juga memanfaatkan laga ini untuk melihat beberapa pemain di posisi berbeda demi membentuk Persebaya yang lebih baik.

Pelatih asal Portugal itu turut mengapresiasi dukungan Bonek-Bonita yang hadir di Stadion GBT. “Mereka membuat lingkungan yang luar biasa,” kata Tavares.

Baca Juga