
Pasutri Ditemukan Tewas di Malang, Polisi Selidiki Motifnya
koranindonesia.id – Pasutri Ditemukan Tewas di Malang – Warga Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, gempar setelah menemukan pasangan suami istri dalam kondisi tewas. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (22/7/2025) di rumah mereka yang berada di Gang Putuk, Dusun Tegalrejo, RT 5 RW 10.
Kedua korban bernama Arik dan Iin Handayani ditemukan tak bernyawa di dua kamar berbeda dalam rumah berukuran 7 x 10 meter. Penemuan ini bermula saat ayah Iin, Kasun, mendengar suara rintihan dari kamar tengah.
“Baca Juga: Pesawat Latih AU Bangladesh Jatuh di Kampus Dhaka, 1 Tewas“
Kapolsek Lawang, AKP Moh. Luthfi, menjelaskan kronologi awal kepada wartawan di lokasi kejadian. Menurutnya, saat memberi makan ayam di halaman belakang, Kasun mendengar suara lirih dari dalam rumah.
“Kasun kemudian mengecek kamar tengah dan menemukan anaknya terluka parah. Ia langsung meminta bantuan tetangga,” ujar AKP Luthfi.
Iin mengalami luka cukup serius di bagian perut dan mengeluarkan banyak darah. Saat itu, korban masih dalam kondisi bernyawa, namun sangat lemah.
Setelah menyelamatkan Iin, Kasun mencari suami korban, Arik. Ia pun mendapati Arik telah tewas tergantung dengan tali putih di kamar belakang rumah.
“Korban pria ditemukan dalam posisi tergantung di plafon kamar belakang. Tidak ada tanda-tanda perlawanan,” jelas AKP Luthfi.
Kejadian tersebut membuat warga sekitar berkerumun di depan rumah korban. Banyak yang tak menyangka tragedi ini terjadi di lingkungan mereka yang biasanya tenang.
Pihak kepolisian masih menyelidiki motif di balik kematian keduanya. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan pembunuhan yang diikuti bunuh diri, namun penyelidikan terus dilakukan.
“Kami masih menunggu hasil visum dan autopsi. Semua kemungkinan masih terbuka,” kata AKP Luthfi.
Iin ditemukan dalam kondisi terluka berat, diduga akibat benda tajam. Namun polisi belum menyimpulkan apakah luka tersebut akibat tusukan atau benda lainnya.
Hingga Selasa sore pukul 15.30 WIB, proses olah tempat kejadian perkara masih berlangsung. Tim Inafis Satreskrim Polres Malang mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi.
Polisi juga telah memintai keterangan dari beberapa saksi, termasuk tetangga dan anggota keluarga. Semua informasi itu akan digunakan untuk mengungkap penyebab pasti kematian kedua korban.
Jenazah Arik dan Iin kemudian dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan oleh tim medis dan kepolisian.
“Baca Juga: Wali Kota Bekasi Batalkan Jam Masuk Sekolah Pukul 06.30 WIB“