Usai Kolaps Tanpa Benturan, Kondisi Jamal Musiala Dipastikan Baik oleh Bayern

Jamal Musiala dipastikan dalam kondisi baik setelah sempat kolaps tanpa kontak fisik pada laga Bayern Munich melawan RB Leipzig. Kabar itu menjadi perhatian utama karena sang gelandang baru saja mencetak gol untuk timnya.

Direktur Bayern Munich, Max Eberl, menegaskan tidak ada kekhawatiran medis serius setelah insiden tersebut. “Hal yang paling penting adalah dia baik-baik saja,” ujar Eberl seperti dilansir Detik Sport.

Musiala mendapat perawatan selama beberapa menit di lapangan Allianz Arena. Ia kemudian mampu berdiri dan berjalan meninggalkan lapangan dengan pendampingan petugas medis.

Tim medis Bayern sempat masuk membawa fasilitas tandu darurat sebagai langkah antisipasi. Namun, Musiala tidak perlu dibawa keluar dari area pertandingan menggunakan tandu.

Kolaps Setelah Membawa Bayern Unggul

Insiden itu terjadi dalam pertandingan pramusim Telekom Cup yang berlangsung di Allianz Arena pada Sabtu malam WIB, 15 Agustus 2026. Bayern menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas RB Leipzig.

Musiala tidak memulai pertandingan sebagai pemain inti. Ia baru dimainkan pada menit ke-69 untuk menggantikan Arijon Ibrahimovic.

MenitPeristiwa
69Musiala masuk menggantikan Arijon Ibrahimovic.
81Musiala mencetak gol untuk membawa Bayern unggul 3-1.
Setelah golMusiala kolaps tanpa kontak dengan pemain RB Leipzig.

Kontribusi Musiala datang cepat setelah ia masuk lapangan. Gol pada menit ke-81 itu membawa Bayern memperlebar keunggulan menjadi 3-1.

Beberapa saat setelah gol tersebut, Musiala tiba-tiba terjatuh. Tidak terlihat adanya benturan maupun duel dengan pemain RB Leipzig sebelum ia kolaps.

Respons Cepat Rekan Setim dan Tim Medis

Ismael Saibari menjadi salah satu pemain yang segera merespons situasi tersebut. Ia berlari untuk menahan tubuh Musiala agar tidak membentur tanah dengan keras.

Joshua Kimmich juga langsung menghampiri rekan setimnya itu. Kehadiran pemain dan staf medis di lapangan mempercepat penanganan terhadap Musiala.

Kejadian itu terasa kontras karena Musiala sebelumnya baru saja merayakan golnya. Perhatian di Allianz Arena pun beralih dari keunggulan Bayern ke kondisi pemain muda Jerman tersebut.

Cuaca Panas Diduga Memicu Gangguan

Cuaca panas di Munich diduga menjadi faktor yang memicu gangguan yang dialami Musiala. Suhu udara di kota tersebut dilaporkan mencapai 33 derajat Celsius saat pertandingan berlangsung.

Menurut laporan Sport1, Musiala mengalami pusing dan gangguan sirkulasi darah akibat sengatan cuaca ekstrem. Pemeriksaan awal tim dokter klub tidak menemukan indikasi medis yang mengkhawatirkan.

Kondisi yang dipastikan baik tersebut menjadi kabar penting bagi Bayern setelah laga pramusim itu. Gol Musiala tetap tercatat sebagai salah satu momen penentu dalam kemenangan atas RB Leipzig.

Baca Juga