Motorola Edge memimpin daftar 10 ponsel dengan angka SAR tertinggi melalui catatan 1,79 W/kg. Nilai itu masih berada di bawah batas maksimum 2 W/kg untuk paparan kepala yang ditetapkan Uni Eropa.
Angka pada lembar spesifikasi perlu dibaca sebagai hasil pengujian dalam kondisi tertentu, bukan ukuran paparan yang selalu diterima pengguna. Kekuatan sinyal dan jarak ponsel dari tubuh dapat mengubah paparan frekuensi radio dalam penggunaan sehari-hari.
Batas Keselamatan dan Arti SAR
SAR atau Specific Absorption Rate menggambarkan rata-rata daya elektromagnetik yang diserap jaringan tubuh dalam volume tertentu. Satuan yang digunakan adalah Watt per kilogram atau W/kg.
Pengujian SAR dilakukan ketika perangkat memancarkan sinyal dengan daya penuh. Karena itu, nilai yang tertera menunjukkan kondisi pengukuran tertinggi, bukan angka yang otomatis terjadi selama ponsel dipakai.
Radiasi ponsel termasuk frekuensi non-ionisasi dan berbeda dari sinar-X maupun sinar gamma. Uni Eropa membatasi SAR pada level 2 W/kg untuk kepala serta 0,08 W/kg untuk paparan seluruh tubuh.
Ringkasan Ponsel dalam Daftar
| No. | Model HP | Nilai SAR |
|---|---|---|
| 1 | Motorola Edge | 1,79 W/kg |
| 2 | ZTE Axon 11 5G | 1,59 W/kg |
| 3 | OnePlus 6T | 1,55 W/kg |
| 4 | Sony Xperia XA2 Plus | 1,41 W/kg |
| 5 | Google Pixel 3 XL | 1,39 W/kg |
| 6 | Google Pixel 4a | 1,37 W/kg |
| 7 | Oppo Reno5 5G | 1,37 W/kg |
| 8 | Sony Xperia XZ1 Compact | 1,36 W/kg |
| 9 | Google Pixel 3 | 1,33 W/kg |
| 10 | OnePlus 6 | 1,33 W/kg |
1. Motorola Edge
Motorola Edge mencatat angka 1,79 W/kg dan menjadi perangkat dengan nilai tertinggi pada daftar ini. Catatan tersebut berada 0,20 W/kg di bawah ambang paparan kepala versi Uni Eropa.
2. ZTE Axon 11 5G
ZTE Axon 11 5G menyusul dengan nilai SAR 1,59 W/kg. Perangkat ini termasuk model 5G yang tercantum dalam daftar.
3. OnePlus 6T
OnePlus 6T berada di urutan ketiga melalui catatan 1,55 W/kg. Angkanya berjarak tipis dari ZTE Axon 11 5G.
4. Sony Xperia XA2 Plus
Sony Xperia XA2 Plus memiliki nilai 1,41 W/kg. Model ini berada setelah tiga ponsel dengan catatan SAR di atas 1,5 W/kg.
5. Google Pixel 3 XL
Google Pixel 3 XL tercatat dengan angka 1,39 W/kg. Nilai itu lebih tinggi daripada Google Pixel 4a dan Oppo Reno5 5G.
6. Google Pixel 4a
Google Pixel 4a mencatat nilai 1,37 W/kg. Angka tersebut identik dengan Oppo Reno5 5G.
7. Oppo Reno5 5G
Oppo Reno5 5G juga memiliki catatan 1,37 W/kg. Kesamaan angka itu menempatkannya sejajar dengan Google Pixel 4a.
8. Sony Xperia XZ1 Compact
Sony Xperia XZ1 Compact mencatat nilai SAR 1,36 W/kg. Catatannya hanya terpaut 0,01 W/kg dari dua model di atasnya.
9. Google Pixel 3
Google Pixel 3 berada pada posisi kesembilan dengan nilai 1,33 W/kg. Angka itu sama dengan OnePlus 6.
10. OnePlus 6
OnePlus 6 menutup daftar melalui nilai 1,33 W/kg. Mayoritas perangkat yang muncul merupakan ponsel generasi lama yang masih beredar di pasar bekas atau dipakai sebagian pengguna.
Kebiasaan Penggunaan Berperan Besar
Ponsel dapat bekerja lebih keras mencari koneksi ke BTS saat berada di lokasi dengan sinyal lemah, termasuk basemen. Sebaliknya, jaringan yang kuat memungkinkan perangkat menggunakan daya transmisi lebih rendah.
Jarak perangkat dari kepala dan tubuh juga menjadi faktor penting dalam paparan radiasi HP. Penggunaan speakerphone atau headset, khususnya headset berkabel, dapat membantu menjaga ponsel tetap jauh saat melakukan panggilan.
WHO menggolongkan frekuensi radio ponsel sebagai “kemungkinan karsinogenik bagi manusia”. Penilaian itu didasarkan pada bukti terbatas yang belum memperlihatkan hubungan sebab-akibat langsung secara konklusif.
Mengirim pesan teks dapat menjadi pilihan ketika panggilan suara tidak diperlukan. Saat tidak digunakan, ponsel dapat disimpan di tas atau ransel agar tidak terlalu lama menempel pada tubuh.






