Malaysia memasuki semifinal Piala AFF 2026 dengan status nonunggulan saat menghadapi Vietnam. Pelatih interim Tan Cheng Hoe menilai posisi tersebut dapat membuat Harimau Malaya bermain tanpa beban berlebihan.
Status underdog tidak mengurangi pentingnya laga pertama bagi Malaysia. Hasil di Stadion Kuala Lumpur akan menjadi modal utama sebelum tim bertandang ke Hanoi untuk memainkan pertemuan kedua.
Kesempatan Memanfaatkan Laga Kandang
Malaysia akan menjamu Vietnam pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 20.00 WIB di Stadion Kuala Lumpur. Pertandingan ini dapat disaksikan melalui layanan live streaming Vision+ dan kanal YouTube Reza Arap.
| Pertandingan | Tanggal | Waktu dan Lokasi |
|---|---|---|
| Malaysia vs Vietnam, leg pertama | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20.00 WIB, Stadion Kuala Lumpur |
| Vietnam vs Malaysia, leg kedua | Rabu, 19 Agustus | Stadion Nasional My Dinh, Hanoi |
Vietnam akan menjadi tuan rumah pada leg kedua di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi. Penentuan tim yang berhak melaju ke final baru dilakukan setelah dua pertandingan semifinal selesai dimainkan.
Tan berharap Stadion Kuala Lumpur dipenuhi pendukung Malaysia dalam laga pembuka. Dukungan dari tribun dipandang penting untuk membantu tim mengamankan hasil sebelum menghadapi tekanan pertandingan tandang.
Tan Cheng Hoe Menilai Vietnam Lebih Diunggulkan
Tan Cheng Hoe secara terbuka mengakui Vietnam datang dengan status favorit. Namun, ia melihat situasi itu dapat menjadi keuntungan psikologis bagi para pemain Malaysia.
“Vietnam adalah favorit, kami adalah underdogs. Para pemain tidak akan rugi apa-apa. Kita akan bertanding melawan Vietnam, jadi kita perlu menikmati momen ini,” ujar Tan sebagaimana dikutip Antara.
Pelatih interim tersebut meminta skuadnya tidak kehilangan fokus saat menghadapi lawan berkualitas tinggi. Ia menilai para pemain masih memiliki ruang untuk membenahi permainan selama rangkaian semifinal berlangsung.
Tan juga menyoroti kondisi internal tim yang dinilainya positif setelah fase grup berakhir. Menurutnya, semangat tim dan hubungan antar-pemain sedang berada dalam kondisi baik.
“Semangat tim dan hubungan antar-pemain saat ini sangat baik. Namun, masih ada ruang untuk perbaikan. Para pemain telah belajar memahami taktik kami,” jelas Tan.
Modal dari Perjalanan di Fase Grup
Malaysia mencapai empat besar setelah menempati posisi kedua Grup B dengan sembilan poin dari empat pertandingan. Kepastian tiket semifinal diraih melalui kemenangan 1-0 atas Filipina pada laga terakhir fase grup.
Kemenangan atas Filipina memberi Malaysia momentum menuju duel melawan Vietnam. Tan menilai kondisi tim cukup baik setelah menuntaskan pertandingan penutup di fase grup.
Meski memiliki modal hasil positif, Malaysia tetap menghadapi lawan yang dinilai lebih kuat di atas kertas. Karena itu, pelaksanaan taktik dan kemampuan menjaga fokus akan menjadi bagian penting dalam duel dua leg tersebut.
Ambisi Mengakhiri Penantian Gelar
Semifinal ini membuka peluang Malaysia untuk kembali mencapai final Piala AFF. Harimau Malaya terakhir kali menjadi juara pada edisi 2010 setelah mengalahkan Timnas Indonesia di partai puncak.
Sejak keberhasilan tersebut, Malaysia belum kembali mengangkat trofi turnamen regional itu. Vietnam menjadi rintangan besar yang harus dilewati jika Malaysia ingin membuka jalan mengakhiri penantian gelar.
Leg pertama di Kuala Lumpur menjadi kesempatan Malaysia menunjukkan bahwa status nonunggulan bukan hambatan untuk bersaing. Hasil yang diraih di kandang akan sangat memengaruhi posisi Harimau Malaya saat menjalani laga balasan di Vietnam.






