Lens mencatat kemenangan bersejarah dengan mengalahkan Paris Saint-Germain 1-0 dalam Supercopa de Francia, Minggu, 16 Agustus 2026. Mereka mempertahankan keunggulan hingga akhir meski bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-39.
PSG memiliki keuntungan jumlah pemain dalam sebagian besar pertandingan, tetapi tidak mampu mencetak gol balasan. Sebanyak 21 tembakan yang dilepaskan tim asuhan Luis Enrique tidak satu pun mengubah papan skor.
Kemenangan ini mengantarkan Lens meraih gelar pertama mereka di ajang tersebut. Trofi itu juga menjadi hasil penting karena Lens berhasil menundukkan juara bertahan Trophée des Champions dalam situasi yang sangat menekan.
Gol tunggal Florian Thauvin pada menit ke-32 menjadi pembeda pertandingan. Gol tersebut memberi Lens keunggulan sebelum laga berubah menjadi ujian ketahanan lini pertahanan mereka.
Tekanan PSG Tidak Berbuah Gol
Setelah tertinggal, PSG berusaha mengambil kendali permainan dan meningkatkan tekanan ke area pertahanan Lens. Namun, organisasi permainan Lens tetap terjaga sehingga berbagai upaya PSG tidak menghasilkan gol penyeimbang.
Keunggulan pemain semestinya memberi PSG ruang lebih besar untuk membongkar pertahanan lawan. Situasi itu justru tidak dapat dimanfaatkan secara efektif, meski mereka terus mengejar gol sampai akhir laga.
Lens memilih menjaga bentuk permainan dan melindungi keunggulan tipis yang sudah diperoleh. Ketahanan itu menjadi faktor utama yang membawa mereka melewati sisa pertandingan dengan hasil 1-0.
Dua Kartu Merah dalam Laga Ketat
Kyllian Antonio menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah pada menit ke-39. Pemain Lens itu diusir wasit setelah melakukan pelanggaran terhadap Maghnes Akliouche.
| Menit | Pemain | Tim | Insiden |
|---|---|---|---|
| 39 | Kyllian Antonio | Lens | Kartu merah setelah melanggar Maghnes Akliouche |
| 87 | Nuno Mendes | PSG | Kartu merah setelah menyikut Michal Skóras |
Lens kemudian harus menjalani lebih dari satu babak dengan kekurangan satu pemain. Kondisi tersebut membuat mereka menghadapi tekanan yang semakin besar dari Paris Saint-Germain.
Ketegangan kembali meningkat menjelang akhir pertandingan ketika Nuno Mendes mendapat kartu merah pada menit ke-87. Bek PSG itu diusir setelah menyikut Michal Skóras, sehingga kedua tim mengakhiri laga dengan 10 pemain.
Persiapan PSG yang Terbatas
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi PSG setelah sebelumnya memenangi Supercopa Europa dengan skor 2-1 atas Aston Villa. Mereka memasuki pertandingan melawan Lens dengan waktu persiapan yang minim dan tanpa sejumlah pemain pilar pada awal laga.
Ousmane Dembélé dan Fabián Ruiz baru dimainkan dari bangku cadangan pada babak kedua. Kehadiran keduanya belum cukup untuk mengubah arah pertandingan maupun memecah pertahanan Lens.
Ferran Torres juga belum tampil dan hanya menyaksikan laga dari tribun. Pemain anyar tersebut diproyeksikan menjalani penampilan saat kompetisi Ligue 1 dimulai.
Bagi Lens, hasil ini memperlihatkan kemampuan tim bertahan dalam kondisi timpang melawan lawan yang terus menekan. Keunggulan dari gol Thauvin bertahan sampai peluit akhir dan memastikan Supercopa de Francia menjadi milik mereka.






