LA Galaxy Buntu tanpa Tembakan Tepat Sasaran, Houston Dynamo Raih 4 Kemenangan Beruntun

LA Galaxy menutup laga MLS tanpa satu pun tembakan tepat sasaran ketika kalah 0-1 dari Houston Dynamo pada Sabtu malam. Ketumpulan di depan gawang itu memperpanjang periode sulit Galaxy yang belum menang dalam enam pertandingan terakhir.

Houston Dynamo memanfaatkan situasi tersebut untuk mengamankan kemenangan keempat secara beruntun. Tim tamu juga memperpanjang rentetan tidak terkalahkan menjadi tujuh pertandingan, sebuah laju yang menguatkan posisi mereka dalam persaingan.

Galaxy sebenarnya masih menguasai 42 persen bola, tetapi tidak mampu mengubah penguasaan itu menjadi ancaman yang mengarah ke gawang. Houston menjaga disiplin permainan hingga lawannya gagal memaksa terjadinya penyelamatan sepanjang 90 menit.

Galaxy Kehilangan Ketajaman

Kekalahan ini menambah persoalan Galaxy yang belum mencetak gol sepanjang bulan ini. Catatan tersebut memperbesar tekanan bagi tim untuk segera menghentikan rangkaian hasil tanpa kemenangan dan menemukan kembali efektivitas serangan.

Galaxy kini mengoleksi 22 poin dari lima kemenangan, delapan kekalahan, dan tujuh hasil imbang. Mereka juga harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Carlos Garces menerima kartu merah langsung pada menit ke-58.

Garces baru berada di lapangan kurang dari 10 menit saat harus meninggalkan pertandingan lebih awal. Kondisi itu membuat Galaxy semakin sulit membangun respons ketika tertinggal satu gol.

Penalti Guilherme Menentukan Laga

Satu-satunya gol pertandingan lahir pada menit ke-21 melalui titik penalti. Wasit memberikan penalti setelah Lawrence Ennali dijatuhkan bek Galaxy, John Nelson, di dalam area terlarang.

Guilherme mengeksekusi peluang tersebut dengan baik untuk membawa Houston unggul 1-0. Gol itu menjadi koleksi ke-12 penyerang Houston Dynamo tersebut pada musim ini.

Produktivitas Guilherme juga berlanjut dalam empat pertandingan berturut-turut. Ia kini hanya berjarak satu gol dari tiga pemain dengan jumlah gol terbanyak di liga saat ini.

Houston tidak menciptakan banyak peluang, tetapi tampil lebih efisien dalam memanfaatkan momen penting. Mereka hanya melepaskan lima tembakan dan dua di antaranya tepat sasaran, namun satu peluang penalti cukup menentukan hasil akhir.

Catatan PertandinganHouston DynamoLA Galaxy
Skor akhir10
Penguasaan bola58 persen42 persen
Total tembakan5
Tembakan tepat sasaran20

Rencana Houston Tetap Berjalan

Houston mengendalikan tempo melalui penguasaan bola sebesar 58 persen di hadapan stadion yang penuh. Keunggulan penguasaan itu membantu mereka menjaga pertandingan tetap berada dalam ritme yang diinginkan meski margin skor sangat tipis.

Barisan belakang Houston mencatat shutout keempat secara beruntun. Ketahanan pertahanan itu menjadi faktor utama karena Galaxy tidak diberi ruang untuk menciptakan peluang yang benar-benar mengancam.

Kemenangan ini diraih tanpa pelatih kepala Ben Olsen di pinggir lapangan. Olsen menjalani skorsing akibat akumulasi kartu kuning, sementara asisten pelatih Juan Guerra mengambil alih tugas memimpin dari bangku cadangan.

Absennya Olsen tidak mengubah kedisiplinan Houston dalam menjalankan rencana pertandingan. Dengan 35 poin dari 11 kemenangan, enam kekalahan, dan dua hasil imbang, Houston Dynamo mempertahankan momentum positifnya saat Galaxy masih mencari jalan keluar dari kebuntuan.

Baca Juga