Newcastle United harus menutup laga pramusim di St James’ Park dengan kekalahan 2-3 dalam adu penalti dari RC Strasbourg. Hasil itu terjadi setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Tuan rumah sebenarnya sempat memiliki peluang besar untuk mengamankan kemenangan setelah unggul pada babak pertama. Namun, perubahan komposisi pertahanan seusai jeda membuat Strasbourg memperoleh momentum untuk membalas dan memaksakan penentuan penalti.
Penentuan Berpihak kepada Strasbourg
Rangkaian adu penalti berjalan ketat hingga memasuki fase sudden death. Strasbourg akhirnya memastikan kemenangan ketika Pape Demba Diop menjalankan eksekusinya dengan sukses, sementara tembakan Bamba hanya mengenai tiang.
Newcastle sempat diuntungkan oleh penampilan kiper muda Ewen Jaouen di bawah mistar. Ia menepis tendangan pertama Strasbourg dan kemudian menggagalkan eksekusi Mateo Del Blanco, tetapi peluang itu tidak dapat dimaksimalkan rekan-rekannya.
William Osula dan Jacob Ramsey termasuk pemain Newcastle yang gagal menuntaskan tugas sebagai eksekutor. Kegagalan tersebut membuat keunggulan yang sempat dimiliki Newcastle sepanjang pertandingan tidak berakhir dengan kemenangan.
| Fase | Peristiwa | Kedudukan |
|---|---|---|
| Babak pertama | William Osula mencetak gol dari umpan Jacob Murphy | Newcastle unggul 1-0 |
| Babak kedua | Gessime Yassine memanfaatkan bola liar di depan gawang | Imbang 1-1 |
| Adu penalti | Strasbourg menang setelah fase sudden death | Strasbourg menang 3-2 |
Kontrol Newcastle pada Babak Pertama
Sekitar 35.000 penonton menyaksikan pertandingan yang menjadi salah satu ujian persiapan kedua tim menjelang musim baru. Newcastle tampil lebih dominan pada paruh pertama dan mampu menjaga permainan tetap rapi saat Strasbourg berusaha membangun serangan.
Fabian Schär dan kapten Dan Burn memberi kestabilan bagi lini belakang Newcastle pada periode awal pertandingan. Kehadiran dua pemain senior itu membantu tuan rumah meredam upaya Strasbourg untuk menciptakan tekanan berbahaya.
Gol pembuka Newcastle lahir pada menit ke-43 melalui William Osula. Penyerang itu menyambut umpan silang terukur Jacob Murphy dari sisi kanan untuk membawa timnya unggul sebelum jeda.
Keunggulan tersebut memberi gambaran bahwa Newcastle mampu mengendalikan pertandingan saat susunan utama mereka masih berada di lapangan. Strasbourg belum dapat menemukan ruang yang cukup untuk membongkar pertahanan tuan rumah pada babak pertama.
Pergantian Pemain Mengubah Momentum
Situasi berubah setelah Schär dan Burn ditarik keluar sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fisik mereka. Newcastle kemudian mengandalkan pemain muda dengan pengalaman yang lebih terbatas di lini pertahanan.
Strasbourg merespons perubahan itu dengan meningkatkan intensitas serangan sekaligus mendorong garis pertahanan lebih tinggi. Newcastle pun lebih sering menghadapi situasi sulit ketika harus mengantisipasi bola di area sendiri.
Tekanan tim tamu akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-69. Gessime Yassine memanfaatkan keraguan pertahanan Newcastle saat menghadapi bola liar di depan gawang.
Gol tersebut menghapus keunggulan yang dibangun Newcastle sejak akhir babak pertama. Tidak ada tambahan gol hingga waktu normal selesai, sehingga pertandingan harus berlanjut ke adu penalti.
Catatan untuk Newcastle Menjelang Musim Baru
Hasil ini menegaskan perbedaan stabilitas Newcastle ketika pertahanan dipimpin pemain berpengalaman dan ketika susunannya diisi pemain muda. Tim tuan rumah mampu tampil lebih terorganisasi sebelum jeda, tetapi kesulitan menjaga tekanan setelah melakukan sejumlah pergantian.
Bagi RC Strasbourg, kemenangan tersebut memperlihatkan kemampuan mereka merespons situasi tertinggal dengan efektif. Tim tamu juga menjaga ketenangan dalam fase penentuan untuk membawa pulang kemenangan dari St James’ Park.






