Joao Cancelo Lepas Kontrak Al Hilal, Demi Kontrak Tiga Tahun di Barcelona

Joao Cancelo memilih mengakhiri kontraknya dengan Al Hilal demi membuka jalan kembali ke Barcelona. Langkah tersebut membuat klub Catalan tidak lagi perlu membayar nilai transfer 10 juta euro yang sebelumnya diminta Al Hilal.

Bek asal Portugal itu kini bersiap menuntaskan kontrak berdurasi tiga tahun bersama Barcelona. Kesediaannya menerima pemotongan gaji menjadi unsur penting agar kepindahan permanen itu dapat terlaksana.

Pilihan Cancelo memperlihatkan bahwa kesempatan bermain menjadi pertimbangan utama dibanding sisa jaminan pendapatannya di Arab Saudi. Kontraknya dengan Al Hilal sejatinya masih berlaku hingga 2027.

Menurut Detik Sport, situasi Cancelo di Al Hilal berubah setelah ia tidak masuk dalam skema taktik pelatih Simone Inzaghi. Kondisi tersebut membuatnya menghadapi kemungkinan menghabiskan satu musim tanpa mendapat kesempatan bermain.

Cancelo menyampaikan secara terbuka sikapnya kepada Deco dalam proses mencari jalan keluar. “Saya katakan kepada Deco bahwa pilihannya adalah saya datang ke sini atau saya menghabiskan satu tahun di sana tanpa bermain, namun tetap menerima gaji,” ujarnya.

Pernyataan itu menegaskan keinginan pemain berusia 32 tahun tersebut untuk melanjutkan karier di Barcelona. Ia bahkan sempat menjalani latihan terpisah selama satu minggu sebelum persoalan transfernya terselesaikan.

Al Hilal Memiliki Pertimbangan Sendiri

Pemutusan kontrak juga memberi solusi bagi Al Hilal yang memiliki persoalan kuota pemain asing. Jumlah pemain asing di klub tersebut disebut telah melampaui batas regulasi Liga Arab Saudi.

Dengan demikian, keputusan berpisah tidak hanya menguntungkan Cancelo dalam mengejar tempat bermain. Al Hilal juga memperoleh ruang untuk menata komposisi skuadnya sesuai ketentuan kompetisi.

Barcelona telah mengenal kemampuan Cancelo dari masa peminjamannya yang dimulai pada Januari. Dalam setengah musim, ia tampil pada 16 pertandingan LaLiga sebagai bek kanan.

Kontribusinya pada periode itu mencakup dua gol dan tiga assist. Catatan tersebut menjadi salah satu alasan Barcelona berupaya mempertahankan sang pemain dengan status permanen.

Gaji Bukan Prioritas Utama

Permintaan transfer senilai 10 juta euro sempat menjadi hambatan dalam pembicaraan antara Barcelona dan Al Hilal. Pemutusan kontrak kemudian menghadirkan skema berbeda yang memungkinkan Barcelona merekrutnya tanpa memenuhi nilai tersebut.

Cancelo menegaskan bahwa ia rela mengurangi pendapatannya untuk berada di klub yang diinginkan. “Saya merelakan sebagian gaji saya, tetapi pilihannya hanya bergabung dengan Barça atau tidak sama sekali,” kata Cancelo.

Baginya, Barcelona merupakan klub yang sangat istimewa dan menjadi tujuan utama dalam kelanjutan kariernya. Bek sayap itu datang dengan tekad membantu tim serta memburu gelar bersama skuad yang sedang dibangun.

“Kami sedang membangun tim yang hebat,” ujar Cancelo. Setelah mengakhiri ikatan dengan Al Hilal, ia kini menatap peran baru bersama Barcelona dengan target memberikan kontribusi di lapangan.

Baca Juga