Wajah Berdarah dan Tekanan Garry Tak Goyahkan Islam Makhachev di UFC 330

Islam Makhachev tetap mempertahankan sabuk juara kelas welter setelah melewati pertarungan lima ronde yang berat melawan Ian Garry di UFC 330. Kemenangan melalui keputusan mutlak itu diraih ketika Makhachev harus menghadapi tekanan serangan berdiri serta pukulan dekat yang sempat membuat wajahnya berdarah.

Tiga juri menetapkan Makhachev sebagai pemenang dengan kartu 49-46, 49-46, dan 49-47. Hasil itu menegaskan keunggulan Makhachev dalam duel ketat yang tidak berakhir melalui penyelesaian sebelum waktu habis.

Kartu Juri Berpihak kepada Makhachev

JuriSkorPemenang
Juri 149-46Islam Makhachev
Juri 249-46Islam Makhachev
Juri 349-47Islam Makhachev

Selisih angka pada dua kartu pertama mencapai tiga poin, sementara kartu ketiga mencatat keunggulan dua poin untuk Makhachev. Penilaian tersebut mengakhiri perlawanan Garry yang mampu bertahan dari beberapa percobaan kuncian sepanjang pertandingan.

Garry memberi ancaman nyata terutama ketika pertarungan berlangsung dalam jarak dekat dan fase clinch. Pukulan-pukulannya pada ronde keempat membuat wajah Makhachev berdarah, meski sang juara tetap bisa membawa laga ke area yang lebih menguntungkannya.

Garry Menekan dengan Serangan Berdiri

Petarung asal Irlandia itu tidak membiarkan Makhachev mendominasi duel hanya melalui pertarungan bawah. Kombinasi tendangan ke badan dan kepala, ditambah oblique kick ke arah lutut, menyulitkan Makhachev pada ronde ketiga.

Tekanan Garry juga terlihat pada ronde kelima ketika ia mengambil kendali pada awal pertarungan. Makhachev kemudian merapatkan jarak, menjatuhkannya, dan berupaya mencari kuncian hingga duel berakhir.

Upaya penyelesaian tersebut tidak berhasil karena Garry mampu bertahan dengan baik di bawah tekanan. Ketangguhan itu membuat hasil laga harus diserahkan kepada tiga juri setelah lima ronde penuh.

Tendangan Kepala Mengubah Momentum

Momen paling penting bagi Makhachev datang pada ronde kedua melalui tendangan kepala yang menjatuhkan Garry. Setelah itu, Makhachev membawa lawannya ke bawah dan kembali membuka peluang untuk melakukan kuncian.

Garry mampu keluar dari situasi sulit tersebut dan tidak menyerah meski Makhachev terus menekan. Kemampuan bertahan itu membuat pertarungan tetap kompetitif hingga ronde-ronde akhir.

Pada awal laga, Makhachev membuka serangan dengan dua tendangan rendah dan satu tendangan kepala. Garry membalas dengan kombinasi pukulan satu-dua, lalu menggagalkan upaya double-leg takedown Makhachev di dekat pagar.

Makhachev kemudian mencatat dua takedown tambahan pada ronde keempat untuk menjaga kendali di tengah tekanan lawannya. Kombinasi tendangan, takedown, dan kontrol di beberapa fase menjadi faktor yang mengantar Makhachev pada kemenangan angka.

Laga Utama di Philadelphia

UFC 330 digelar di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, pada Minggu (16/8) pagi WIB dengan duel Makhachev melawan Garry sebagai laga utama. sport.detik.com mencatat pertarungan itu berjalan intens dalam adu serangan berdiri maupun pertarungan bawah.

Kekalahan ini membuat Garry gagal merebut gelar kelas welter, meski ia menunjukkan perlawanan konsisten sampai bel akhir berbunyi. Bagi Makhachev, keputusan mutlak tersebut memastikan sabuk welter tetap berada dalam genggamannya.

Baca Juga