Handball Menit Akhir Menghukum LAFC, San Diego Bawa Pulang Kemenangan

LAFC kehilangan poin penuh di BMO Stadium setelah handball Ryan Porteous pada menit ke-89 menghasilkan penalti untuk San Diego. Anders Dreyer menuntaskan kesempatan itu dengan mengecoh penjaga gawang Yoris dan memastikan kemenangan 1-0 bagi tim tamu.

Gol pada pengujung pertandingan itu menjadi pukulan besar bagi LAFC yang sebelumnya terus berupaya memecah kebuntuan di hadapan pendukung sendiri. Pertandingan pekan ke-20 Major League Soccer 2026 pada Minggu (16/8) tersebut berakhir tanpa kesempatan bagi tuan rumah untuk membalas.

Penalti Mengubah Laga yang Ketat

San Diego mendapatkan peluang penentu ketika bola mengenai tangan Porteous di dalam kotak penalti. Dreyer kemudian maju sebagai eksekutor dan menjadikan penalti itu satu-satunya gol dalam laga di Los Angeles, California.

Sebelum momen tersebut, kedua tim tidak mampu mencetak gol meski LAFC lebih sering menciptakan ancaman. San Diego bertahan hingga menit-menit akhir, lalu memanfaatkan situasi penting yang datang di area penalti lawan.

Kekalahan ini tidak mengubah posisi LAFC di klasemen Wilayah Barat. Mereka tetap berada di urutan ketiga dengan 34 poin, sedangkan San Diego naik ke posisi ke-12 dengan 24 poin.

TimPeringkat Wilayah BaratPoinRekor
LAFC33410 menang, 5 imbang, 6 kalah
San Diego12246 menang, 6 imbang, 7 kalah

Gol Bouanga Tidak Berlaku

LAFC sebenarnya sempat merayakan gol pada menit ke-21 melalui Denis Bouanga. Namun, wasit membatalkan gol tersebut setelah pemeriksaan Video Assistant Referee memastikan adanya pelanggaran handball.

Keputusan itu membuat skor tetap 0-0 dan menambah tekanan bagi LAFC untuk mencari gol berikutnya. Upaya tuan rumah berlanjut sepanjang pertandingan, tetapi pertahanan San Diego mampu menjaga gawangnya tetap bersih.

Denis Bouanga tidak menjadi satu-satunya pemain LAFC yang menghadirkan ancaman. Son Heung-min tampil aktif dengan empat tembakan, tetapi seluruh percobaannya tidak menghasilkan gol.

Empat Tembakan Son Belum Cukup

Pada menit kelima, Son melewati dua pemain bertahan sebelum melepas tembakan yang melenceng di sisi kiri gawang San Diego. Peluang itu menjadi gambaran awal dari kesulitan LAFC dalam mengonversi serangan menjadi gol.

Setelah jeda, Son kembali melepaskan tembakan mendatar pada menit ke-49 dan 54. Kedua bola hanya menyisir bagian luar tiang gawang, sehingga keunggulan yang dicari tuan rumah belum juga datang.

Pemain asal Korea Selatan itu memperoleh peluang lain pada menit ke-71. Tembakannya kali ini dihentikan melalui tekel pemain bertahan San Diego.

Serangkaian peluang yang gagal dimanfaatkan membuat LAFC membayar mahal kesalahan pada fase akhir pertandingan. San Diego pun pulang dengan tiga poin berkat ketenangan Dreyer saat mengambil penalti pada menit ke-89.

Baca Juga