Garuda Pertiwi telah memastikan tiket semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah mengalahkan Malaysia U-16 dengan skor 3-0. Namun, kemenangan meyakinkan di Supersoccer Arena, Kudus, itu belum membuat pelatih Timo Scheunemann sepenuhnya puas.
Timo menilai para pemain masih perlu memperbaiki cara memasuki pertandingan, terutama pada menit-menit awal. Evaluasi tersebut menjadi perhatian penting meski tim kini memimpin sementara Grup A dengan enam poin dari dua laga.
Awal Pertandingan Menjadi Catatan
Menurut Timo Scheunemann, Garuda Pertiwi tidak boleh membutuhkan waktu terlalu lama untuk menemukan bentuk permainan. Ia meminta pemain belajar mengendalikan ketegangan sejak peluit awal dibunyikan.
“Intinya mereka itu harus bisa lebih tenang, enggak bisa tuh 30 menit baru menemukan bentuk permainan. Itu sesuatu yang mereka harus belajar, belajar mengatasi ketegangan di menit-menit pertama,” kata Timo.
Catatan itu muncul di tengah hasil yang sangat positif bagi Indonesia. Kemenangan atas Malaysia memperkuat posisi Garuda Pertiwi sebelum menjalani laga penutup fase grup melawan Hong Kong.
Hasil imbang kontra Hong Kong sudah cukup untuk membawa Garuda Pertiwi menutup Grup A di posisi teratas. Pertandingan tersebut tetap penting karena status pemuncak grup belum sepenuhnya terkunci.
Tiga Gol dalam Situasi Berbeda
Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui Fadilla. Gol itu tercipta setelah pergerakan Anya Gabriella Chandra diteruskan dengan umpan terobosan yang menembus pertahanan Malaysia.
Keunggulan bertambah pada menit ke-32 ketika Jazlyn Kayla Firyal mengeksekusi tendangan penalti. Wasit memberikan penalti setelah terjadi kemelut di dalam kotak terlarang Malaysia.
Garuda Pertiwi menutup kemenangan pada babak kedua lewat Nafeeza Ayasha Nori. Ia mengarahkan sepak pojok langsung ke gawang Malaysia untuk memastikan skor 3-0.
| Pencetak Gol | Menit | Situasi Gol |
|---|---|---|
| Fadilla | 14 | Umpan terobosan setelah pergerakan Anya Gabriella Chandra |
| Jazlyn Kayla Firyal | 32 | Tendangan penalti |
| Nafeeza Ayasha Nori | Babak kedua | Sepak pojok langsung ke gawang |
Peta Persaingan Grup A
Garuda Pertiwi berada di puncak klasemen sementara dengan enam poin. Sport.detik.com mencatat Hong Kong menguntit di posisi berikutnya dengan empat poin dari dua pertandingan.
Malaysia mengoleksi satu poin, sedangkan Arab Saudi belum meraih poin. Dengan selisih dua angka dari Hong Kong, laga terakhir akan menentukan siapa yang berhak menjadi pemimpin akhir Grup A.
| Tim | Poin | Status Sementara |
|---|---|---|
| Garuda Pertiwi | 6 | Puncak Grup A |
| Hong Kong | 4 | Tertinggal dua poin |
| Malaysia | 1 | Masih berpeluang menambah poin |
| Arab Saudi | 0 | Belum meraih poin |
Status sebagai semifinalis memberi Garuda Pertiwi ruang untuk menatap pertandingan berikutnya dengan lebih tenang. Meski begitu, Timo mengingatkan timnya agar tidak menganggap kelolosan tersebut sebagai alasan untuk menurunkan fokus.
“Sama kami juga harus jaga euforia karena sudah memastikan lolos. Mereka harus belajar untuk tetap fokus pada pertandingan berikutnya,” ujar Timo.
Di turnamen yang sama, Indonesia juga diwakili Putri Nusantara. Tim tersebut dijadwalkan menghadapi Singapura pada Senin (17/8) sore WIB.
Garuda Pertiwi kini membawa modal enam poin dan kemenangan besar atas Malaysia menuju duel melawan Hong Kong. Tantangan berikutnya adalah memadukan ketajaman yang sudah terlihat dengan ketenangan sejak fase awal pertandingan.






