Tekanan Tak Putus Usai Tertinggal Membawa FC Twente Menang 3-1 Jelang Qarabağ

FC Twente mengamankan kemenangan pertama musim ini setelah membalikkan keadaan untuk menundukkan PEC Zwolle 3-1 di Stadion De Grolsch Veste, Minggu, 16 Agustus 2026. Tiga poin tersebut menjadi respons penting setelah kekalahan pada pekan sebelumnya.

Kemenangan ini datang pada waktu yang krusial karena FC Twente segera menghadapi FK Qarabağ di babak kualifikasi UEFA Conference League. Hasil di kandang memberi dorongan moral bagi tim sebelum memasuki agenda Eropa.

Kapten Robin Pröpper menilai hasil ini menjawab tuntutan agar tim segera kembali meraih poin. “Setelah kekalahan pekan lalu, ini adalah kemenangan penting bagi kami. Itu bukan awal yang kami inginkan,” kata Pröpper.

Menurut Pröpper, timnya mampu menjaga tekanan terhadap lawan dan menciptakan banyak kesempatan. “Kami terus memberi tekanan pada Zwolle dan menciptakan banyak peluang,” ujarnya.

Dominasi Tidak Langsung Berbuah Gol

FC Twente justru menghadapi situasi sulit pada awal pertandingan saat Elias Sørensen membawa PEC Zwolle unggul pada menit ke-15. Gol tersebut membuat tuan rumah harus mengejar ketertinggalan di hadapan pendukungnya sendiri.

Setelah gol itu, FC Twente mengambil kendali permainan dan mendorong Zwolle bertahan lebih dalam. Penguasaan bola tuan rumah pada babak pertama mencapai 73 persen, meski pertahanan tim tamu sempat menahan serangan mereka.

Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-38 melalui Daouda Weidmann. Ia melepaskan tembakan memutar dari luar kotak penalti yang mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Skor imbang bertahan hingga jeda, tetapi momentum permainan telah bergeser ke pihak FC Twente. Tekanan yang dibangun sepanjang babak pertama berlanjut setelah pertandingan dimulai kembali.

PeristiwaPemainMenit
Gol PEC ZwolleElias Sørensen15
Gol FC TwenteDaouda Weidmann38
Gol bunuh diri PEC ZwolleDylan Mbayo59
Gol FC TwenteDaan Rots59

Dua Gol pada Menit ke-59

Tekanan FC Twente membuahkan hasil pada menit ke-59 ketika Dylan Mbayo mencetak gol bunuh diri. Momen itu membawa tuan rumah berbalik unggul dan mengubah arah pertandingan secara nyata.

Pada menit yang sama, Daan Rots memperlebar keunggulan melalui tembakan jarak jauh yang mengenai pemain lawan. Gol itu membuat FC Twente memimpin 3-1 dan memberi PEC Zwolle tugas yang semakin berat untuk mengejar.

Tidak ada tambahan gol hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan ini memastikan FC Twente menutup pertandingan dengan selisih dua gol setelah sempat tertinggal lebih dahulu.

Debut Menjelang Laga Eropa

Partai melawan PEC Zwolle juga menjadi laga debut bagi Filip Thorvaldsen, pemain baru asal Norwegia. Ia dimainkan pada sepuluh menit terakhir untuk menggantikan Sondre Ørjasæter.

Kehadiran Thorvaldsen menambah salah satu opsi yang tersedia bagi FC Twente menjelang duel melawan Qarabağ. Pröpper menyebut pertandingan kualifikasi Eropa tersebut sebagai laga yang menarik untuk ditatap timnya.

Baca Juga