Bukan Sekadar Gaji, 39 Faktor Menentukan Desil Keluarga dan Peluang Bansos

Besaran gaji bulanan bukan satu-satunya dasar yang menentukan desil kesejahteraan sebuah keluarga. Pengelompokan ini memakai beragam kondisi sosial-ekonomi rumah tangga, sehingga statusnya dapat berpengaruh pada peluang menjadi sasaran bantuan sosial.

Menurut informasi yang dimuat gadget.viva.co.id, Badan Pusat Statistik menggunakan 39 variabel dalam penyusunan kelompok desil. Kondisi rumah, aset, pengeluaran, pendidikan, layanan kesehatan, sanitasi, dan air bersih termasuk dalam indikator yang diperhatikan.

Desil Menunjukkan Posisi Kesejahteraan

Data kelompok desil tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Pemerintah menggunakan data ini untuk membantu menetapkan sasaran perlindungan sosial serta mendukung pengalokasian anggaran daerah.

Setiap desil mewakili 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Dengan populasi sekitar 287 juta jiwa seperti disebut dalam data tersebut, tiap kelompok mencakup kurang lebih 28,7 juta orang.

Angka yang lebih rendah menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih rentan. Karena itu, keluarga pada kelompok terbawah memperoleh perhatian lebih besar dalam kebijakan perlindungan sosial.

DesilGambaran KondisiPosisi dalam Bansos
1Miskin ekstremPrioritas utama
2MiskinKelompok sasaran perlindungan sosial
3Hampir miskinDekat garis kemiskinan
4Rentan miskinRentan terdampak krisis
5Transisi kelas menengahKondisi mulai stabil
6–10Menengah hingga atasUmumnya bukan sasaran bansos

Desil 1 ditempati kelompok miskin ekstrem dan menjadi prioritas utama bantuan sosial. Desil 2 berada pada kategori miskin, sedangkan desil 3 menggambarkan keluarga hampir miskin yang masih dekat dengan garis kemiskinan.

Kelompok desil 4 dinilai rentan miskin karena lebih mudah jatuh pada kondisi ekonomi sulit ketika terjadi tekanan atau krisis. Pada desil 5, kondisi ekonomi keluarga mulai bergerak menuju kelas menengah dan relatif lebih stabil.

Keluarga di desil 6 hingga 10 tergolong menengah sampai atas. Kelompok tersebut pada umumnya tidak menjadi sasaran program seperti Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai.

Cara Mengetahui Desil Keluarga

Warga dapat memeriksa status melalui laman cekbansos.kemensos.go.id menggunakan ponsel atau komputer. NIK yang dimasukkan harus sesuai dengan KTP agar sistem dapat melakukan pencarian data.

Setelah memasukkan NIK, warga perlu mengisi kode verifikasi atau captcha yang tersedia. Tombol “Cari Data” kemudian dapat ditekan untuk melihat informasi dalam sistem.

Hasil pencarian dapat memuat identitas seperti nama dan alamat yang terdaftar. Sistem juga dapat menampilkan kelompok desil, jenis bantuan yang diterima bila ada, serta periode penyalurannya.

Data Tidak Muncul Belum Berarti Berhak atau Tidak Berhak

NIK harus valid dan sudah tercatat dalam DTSEN agar informasi dapat ditemukan melalui situs tersebut. Ketika data tidak muncul, salah satu kemungkinan adalah keluarga belum terverifikasi atau belum terdaftar dalam basis data.

Status desil juga tidak otomatis menjadikan seseorang penerima bantuan sosial. Data penerima tetap mengikuti pencatatan dalam sistem pemerintah, meski kelompok desil rendah memiliki peluang prioritas lebih besar.

Akses pemeriksaan daring memberi kesempatan kepada warga untuk memverifikasi pencatatan kondisi kesejahteraan keluarganya. Apabila terdapat ketidaksesuaian, kebutuhan pembaruan data dapat lebih mudah dipahami agar penyaluran bantuan tetap tepat sasaran.

Baca Juga