Sebanyak 76 pelajar pilihan dari 38 provinsi telah dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional pada 16 Agustus 2026. Mereka akan menjalankan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Setiap provinsi mengirim dua wakil, terdiri atas seorang pelajar putra dan seorang pelajar putri. Komposisi itu mempertemukan perwakilan pelajar dari seluruh provinsi dalam satu tugas kenegaraan pada peringatan kemerdekaan Indonesia.
Pengukuhan di Istana Negara
Prosesi pengukuhan nasional berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan dipimpin Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pengukuhan tersebut menandai kesiapan para anggota setelah melewati seleksi ketat dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam acara itu, Wakil Presiden menyematkan Lencana Merah Putih Garuda serta memasangkan kendit kepada pemimpin upacara. Julita Rista Lestari, pelajar asal Kalimantan Timur, menerima penyematan sebagai wakil seluruh anggota Paskibraka nasional.
Jajaran menteri serta pimpinan TNI dan Polri turut menghadiri pengukuhan tersebut. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat negara menegaskan arti penting tugas pengibaran bendera dalam rangkaian peringatan kemerdekaan.
| Tingkatan | Lokasi | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Nasional | Istana Negara, Jakarta | 16 Agustus 2026 | 76 anggota dari 38 provinsi |
| Kecamatan | Modung, Bangkalan | 16 Agustus 2026 | Pengukuhan Paskibra di pendopo kecamatan |
| Kecamatan | Muara Batang Gadis, Sumatera Utara | 15 Agustus 2026 | Usai seleksi dan pemusatan latihan |
Disiplin dan Kekompakan Menjadi Bekal Utama
Persiapan Paskibra juga berlangsung di tingkat daerah menjelang 17 Agustus. Pemerintah daerah dan aparat teritorial memastikan para peserta memiliki kesiapan fisik serta mental sebelum menjalankan tugas.
Di Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, pengukuhan Paskibra digelar secara khidmat di Pendopo Kecamatan Modung. Acara itu dihadiri Camat Modung Mahsus, jajaran Muspika, Babinsa Koramil, kepala sekolah, dan orang tua peserta.
Sebelum dikukuhkan, para siswa di Modung telah mengikuti pembekalan fisik dan mental selama beberapa pekan. Perwakilan Babinsa Koramil Modung menekankan bahwa disiplin dan kekompakan menjadi unsur penting dalam pelaksanaan tugas.
“Kami berharap adik-adik Paskibra dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan tetap menjaga kekompakan. Ini merupakan kehormatan sekaligus pengalaman berharga untuk menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara,” tutur Serka Saepudin, Babinsa Koramil Modung.
Pengukuhan serupa dilakukan Pemerintah Kecamatan Muara Batang Gadis, Sumatera Utara, pada 15 Agustus 2026. Pasukan setempat diresmikan setelah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi dan pemusatan latihan intensif.
Camat Muara Batang Gadis Dedek Ispensah Siregar, S.Sos, meminta anggota menjaga performa dan integritas selama bertugas. Menurutnya, kesempatan menjadi anggota Paskibra merupakan amanah sekaligus kehormatan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih.
Ia juga mengingatkan para anggota agar menjaga disiplin, kekompakan, kesehatan, serta nama baik sekolah dan kecamatan. Nilai yang diperoleh selama latihan diharapkan terus diterapkan setelah tugas pada 17 Agustus berakhir.
“Semoga seluruh anggota Paskibra dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Jangan hanya sukses pada saat menjalankan tugas pada tanggal 17 Agustus, tetapi teruslah menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungan sekolah dan masyarakat,” tambah Dedek.
Tugas Paskibraka memberi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan tanggung jawab dalam momentum kenegaraan. Pembekalan yang dijalani di tingkat nasional maupun daerah juga diarahkan untuk membentuk karakter disiplin dan kecintaan kepada bangsa.






