
Zelensky Tampil Formal Saat Bertemu Trump di Gedung Putih
koranindonesia.id – Zelensky Tampil Formal: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Senin (18/8/2025).
Pertemuan ini berlangsung berbeda dibandingkan pertemuan pertama mereka pada Februari lalu.
Kali ini, Zelensky memilih mengenakan pakaian formal serba hitam tanpa dasi, bukan pakaian militernya.
“Baca Juga: Rusia Ajukan Proposal Damai, Ukraina Diminta Lepas Wilayah Timur“
Dalam pertemuan sebelumnya, Zelensky mendapat sorotan karena tetap memakai pakaian militer.
Trump bahkan menyindir gaya berpakaian Zelensky saat itu.
Pertemuan pertama berakhir tidak baik karena Trump dan Wakil Presiden JD Vance terlibat pertengkaran dengan Zelensky.
Zelensky akhirnya dikawal keluar dari Gedung Putih lebih awal tanpa makan siang bersama.
Pada pertemuan terbaru, banyak pihak memperhatikan penampilan baru Zelensky.
Seorang reporter yang dulu menanyakan alasan Zelensky tidak memakai jas kini memuji pilihan barunya.
Reporter itu berkata, “Anda tampak luar biasa mengenakan setelan itu.”
Trump pun menimpali dengan ucapan, “Saya juga bilang begitu.”
Komentar ini menunjukkan suasana lebih hangat dibandingkan pertemuan Februari.
Zelensky menanggapi komentar itu dengan nada santai.
Ia berkata kepada wartawan, “Anda memakai setelan yang sama. Saya sudah ganti.”
Candaan ini memicu tawa para jurnalis di Ruang Oval.
Momen ini menggambarkan hubungan kedua pemimpin yang lebih cair dibandingkan sebelumnya.
Sejak invasi Rusia pada 2022, Zelensky hampir selalu mengenakan pakaian militer hijau.
Pilihan itu menunjukkan solidaritas dengan pasukan Ukraina yang terus bertempur.
Namun, setelah pertemuannya dengan Trump pada Februari, Zelensky mulai mengubah penampilan.
Ia lebih sering memakai pakaian formal, meski tetap sederhana dan tanpa dasi.
Saat menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Roma pada April, Zelensky juga meninggalkan pakaian militernya.
Ia memilih jaket lapangan hitam tebal dengan kemeja hitam berkerah.
Meski tanpa dasi, penampilan itu terlihat lebih rapi dibandingkan seragam militernya.
Perubahan gaya ini menunjukkan Zelensky mencoba menyesuaikan diri dengan situasi diplomatik.
Pertemuan terbaru terjadi di tengah tekanan berat terhadap Ukraina.
Negara itu mendapat desakan untuk menerima kesepakatan damai demi mengakhiri perang panjang dengan Rusia.
Perang ini disebut sebagai konflik paling mematikan di Eropa dalam 80 tahun terakhir.
Dengan penampilan baru, Zelensky berusaha menampilkan citra lebih diplomatis saat berbicara dengan Trump.
Perubahan gaya berpakaian Zelensky bukan sekadar persoalan penampilan.
Pakaian formal mencerminkan pendekatan baru dalam diplomasi Ukraina.
Ia ingin menunjukkan keterbukaan terhadap dialog internasional, termasuk dengan Trump yang pernah bersikap keras.
Sikap ini penting di tengah usaha mencari dukungan global untuk perdamaian.
“Baca Juga: Ekonomi China Melemah, Ribuan Pabrik Tutup dan Pengangguran Naik“