Tim Putri U-16 Yordania memulai perjalanan di Grup B Srikandi Merdeka Cup dengan kemenangan 3-1 atas Singapura di Supersoccer Arena, Kudus. Kemenangan ini memberi modal penting, tetapi dua pertandingan berikutnya akan menentukan seberapa jauh konsistensi mereka di fase grup.
Keunggulan Yordania tidak dibangun oleh satu nama saja karena tiga pemain berbeda mencatatkan gol. Distribusi kontribusi tersebut menjadi sinyal positif bagi lini serang Yordania menjelang duel melawan Thailand dan Indonesia.
Pelatih Minta Pemain Tidak Larut dalam Euforia
Pelatih Yordania, Luna Rami Amin Almasri, menilai para pemainnya pantas mendapatkan hasil positif setelah bekerja keras sepanjang pertandingan. Namun, ia meminta skuadnya segera mengesampingkan kemenangan tersebut dan menyiapkan diri untuk laga berikutnya.
“Saya sangat bangga dengan tim ini dan mereka mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan hari ini. Untuk pertandingan berikutnya, saya rasa kami harus melupakan kemenangan hari ini,” ujar Luna pada Sabtu malam.
Menurut Luna, tiga poin atas Singapura baru menjadi langkah awal dalam persaingan Grup B. Yordania masih harus menghadapi Thailand dan Indonesia, dua laga yang membuat timnya tidak dapat kehilangan fokus.
Rincian Gol di Supersoccer Arena
Yordania membuka keunggulan pada menit ke-35 melalui Toleen Belal Suleiman Obeidat. Selepas turun minum, Alma Odal Yousef Alsaify memperlebar jarak sebelum Lamar Nabil Hussein Youssif memastikan gol ketiga timnya.
| Tim | Pencetak Gol | Menit |
|---|---|---|
| Yordania | Toleen Belal Suleiman Obeidat | 35 |
| Yordania | Alma Odal Yousef Alsaify | 49 |
| Yordania | Lamar Nabil Hussein Youssif | 74 |
| Singapura | Ho Rae-En (penalti) | 83 |
Alma mencetak gol kedua Yordania pada menit ke-49, sedangkan Lamar menambah keunggulan pada menit ke-74. Singapura kemudian memperkecil selisih lewat penalti Ho Rae-En pada menit ke-83, tetapi gol itu tidak mengubah hasil akhir.
Gol balasan pada fase akhir pertandingan menunjukkan Tim Putri U-16 Singapura tetap berusaha sampai peluit akhir. Meski tertinggal tiga gol lebih dahulu, Singapura masih mampu menemukan celah untuk menekan pertahanan Yordania.
Ambisi Alma dan Evaluasi Singapura
Alma menyebut kemenangan itu lahir dari kerja keras kolektif seluruh pemain Yordania. Penyerang tersebut juga menegaskan timnya belum merasa cukup hanya dengan tiga poin dari pertandingan pembuka.
“Saya sangat senang melihat semangat kami sebagai tim. Kemenangan ini merupakan hasil dari semua usaha dan kerja keras bersama. Kami sekarang membidik tiga poin di dua pertandingan berikutnya,” kata Alma.
Di pihak lain, pelatih Singapura Ratna Suffian Bin Ishak mengakui hasil laga belum sesuai dengan target timnya. Ia tetap melihat perjuangan para pemain sebagai modal untuk melakukan pembenahan pada pertandingan selanjutnya.
“Tentu saja ini bukan hasil yang kami inginkan. Tapi saya rasa ada banyak hal positif yang bisa diambil. Kami tidak kalah kelas dan para pemain tetap berjuang hingga akhir pertandingan,” ujar Ratna.
Ratna ingin Singapura tampil lebih tenang agar para pemain dapat mengeluarkan kemampuan terbaik dalam persaingan Grup B Srikandi Merdeka Cup. Ia juga menilai kekuatan seluruh peserta grup cukup merata, sehingga setiap laga berikutnya berperan penting dalam menjaga peluang menuju semifinal.






